Total Tayangan Halaman

Rabu, 29 Desember 2021

28

 29 Desember 2021.

Alhamdulillah. terima kasih Yaa Allah, hambaMu ini masih Kau beri kesempatan di umur 28 tahun. sungguh waktu tak begitu terasa cepat berlalu. seperti rasanya baru kemarin aku menoleh keluar kelas melihat hujan turun, duduk dilapangan bola basket seorang diri dan mengantri berdesak - desakkan didalam bus. 

aku melihat beberapa wanita begitu beruntung dalam hidupnya, dimana hingga dia dewasa dia masih memiliki ayah dan ibu yang masih sehat dan berada. Dan aku bertanya dalam hatiku, bagaimana rasanya masih memiliki ayah di usia dewasa? bagaimana rasanya memiliki orang tua yang berada? yah, itu sesekali hadir didalam pikiranku. tapi aku yakin Allah memiliki jawaban dan rencana terbaik untukku. Aku tak memiliki ayah saat ku beranjak remaja, tapi aku memiliki ibu yang luar biasa. aku tak semampu mereka tapi sampai saat ini hidupku masih berkecukupan. Allah begitu sayang padaku. 

tahun 2020 - 2021 begitu banyak hal yang terjadi. begitu banyak hal yang terjadi namun Allah masih memberiku kesempatan untuk hidup dan bertemu dengan orang - orang yang kucintai hingga hari ini. padahal aku hanyalah seorang pengeluh, penunda dan pemalas, tapi Allah masih memberiku kecukupan. dan kecukupan ini juga merupakan ujian bagiku.

tahun 2020, aku belajar untuk lebih dewasa dan menyadari kesalahan - kesalahanku. ditahun 2021 aku belajar tentang makna ikhlas dan sabar. sampai saat ini pengertian ikhlas bagiku adalah merelahkan segala yang terjadi didalam hidupku. menerima segala kegagalan, kekecewaan, kesedihan maupun kebahagiaan. memaafkan dan mencintai diri sendiri. yakin bahwa segala hal adalah ketentuan Allah. just do the right. kemudian sabar. sabar bukanlah diam. sabar adalah berusaha. sabar dalam berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya, sabar menerima apapun yang terjadi, sabar dalam belajar, sabar dalam menghadapi berbagai macam orang, sabar menghadapi kelemahan diri sendiri. Just remember, Allah bersama orang - orang yang sabar.

harapanku di tahun 2022, jika Allah masih memberikan umur padaku di tahun 2022 adalah, aku ingin ibuku masih dalam keadaan sehat. aku ingin membahagiakan ibu selama ia masih ada didunia ini. aku sangat ingin memberangkatnya umroh dan berbelanja baju atau makanan setiap bulannya. aku lebih rajin dan bersih, dan lebih patuh kepada ibuku. aku tak tau mana yang lebih duluan pergi didunia ini, aku atau ibuku. aku hanya memberikan yang terbaik untuknya, baik disisa umurku maupun disisa umurnya. aku menyadari ibuku telah tak muda lagi namun sampai saat ini aku belum bisa membahagiakannya. aku sangat ingin bisa membahagiakannya didunia ini. dia sudah terlalu lelah menghidupi ke lima anaknya dengan karakter yang berbeda - beda seorang diri. ibuku sangat kuat, dan aku harus berusaha membahagiakannya.

aku berdoa ditahun 2022. Kakakku Siti Arabbia menikah dengan pria muslim yang taat pada Allah. berkasih sayang kepada kakak dan keluargaku, bertanggung jawab, lembut dan pekerja keras, dan bisa membimbing kakakku menjadi wanita yang lebih sabar, dewasa, lembut hatinya.


aku berdoa ditahun 2022. Adikku lanaga fajar kembali ke balikpapan dan mendapatkan pekerjaan yang bagus dan halal, sehingga ibuku tidak perlu bekerja dirumah orang lain.


aku berdoa ditahun 2022, adikku Lapangalua Asril masuk SMA dengan nilai yang tinggi dan bisa mengikuti kursus bahasa Inggris dan bisa mendapatkan beasiswa lagi disekolahnya.


aku berdoa ditahun 2022, adikku Minal Aidil lebih terbuka tentang kehidupannya. dijauhkan dari segala bentuk kemaksiatan. lebih menyayangi keluarganya dan lebih bersikap dewasa.


aku berdoa ditahun 2022, Aku bisa menjadi muslimah yang lebih rajin ibadah, lebih cerdas dan dewasa. mendapatkan pekerjaan yang baik dan halal. bisa membahagiakan keluarga. aku ingin ditahun 2022, aku bertemu dengan jodohku dan bersiap untuk menikah dan ditahun 2023 jika Allah berkendak, aku menikah dengan dia. Aku ingin di akhir tahun 2022 aku bisa pergi ke turki dan aku bisa kuliah mengambil jurusan pendidikan di Finlandia. 

aku berdoa ditahun 2023. aku bisa memberangkatkan umroh ibuku. 


Terima kasih Yaa Allah. jadikan lah menjadi muslimah yang selalu berpegang teguh padaMu. menjadi anak yang sholihah, menjadi saudara, teman yang bermanfaat. dan menjadi pembela agama Islam dan bagian dalam perubahan kedepannya lebih baik untuk umat.


Terima kasih Allah...



Selasa, 21 Desember 2021

 aku mulai membuka mataku sedikit demi sedikit. cahaya yang begitu terang mulai menyilaukan mata. kepalaku masih terasa sakit dan pusing dan membuatku sedikit merintih. tanganku memegang bagian kepalaku yang berat san sakit. seseorang yang berada disebelah kiriku langsung terbangun dari tidurnya ketika aku merintih kesakitan. aku mendengar dia memanggil - manggil namaku dan menyentuh bahuku. 

" Nia..., nia...", ucapnya sambil menatapku penuh haru.

aku masih berusaha memperjelas tatapanku. dan semakin lama, wajah itu semakin jelas terlihat. dia adalah ibuku. 

" MashaAllah..nia.., kamu sudah sadar?" ucapnya sambil berkaca - kaca.

" mama...", ucapku lemah

" iya nak, ini mama, Alhamdulillah..terima kasih Yaa Allah...", ucapnya terharu

" kita lagi dirumah sakit yah maa?" tanyaku lemas

" iya nak, kita dirumah sakit. sudah 15 hari kamu ngak sadarkan diri nia ", ucapnya

" 10 hari?" ucapku terheran

" iya nak, kamu kecelakaan motor 15 hari yang lalu, kamu ingat itu?"tanyanya sambil mengelus tanganku

"hmmm..(mencoba mengingat) aku lupa maa...", jawabku

" ngak paapa, tapi kamu ingat sama mama, teman dan keluarga yang lain kan?"

" iya, nia ingat maa, dirumah ada risky, nisa dan dewi. nia juga masih ingat teman- teman nia..", jawabku

"Alhamdulillah..., istirahat dulu yah nak, ibu panggilkan dokter dulu ",

" iya ma..", jawabku


ibu langung bergegas keluar ruangan untuk memanggil dokter. 

ini adalah kisah dalam hidupku tentang mengalami koma selama 15 hari pasca kecelakaan motor. aku lupa bagaimana awal kejadian kecelakaan itu. namun ada hal yang sangat bermakna yang terjadi selama aku mengalami koma. semua itu tampak nyata dan menyakitkan. akupun bertanya - tanya apakah aku akan kembali kedunia nyata ini atau aku akan pergi selama - lamanya dari dunia ini. 

saat itu dunia terasa lebih lambat, aku bisa melihat sesuatu yang tak bisa terlihat. namun aku tetaplah diriku saat itu. aku pergi kesuatu tempat secara acak, aku tak begitu tau dimana tempat itu, namun ada seseorang pria yang sangat kukenal hadir didalamnya. aku mengikuti kegiatannya sepanjang hari, bahkan aku bisa melihatnya saat ia tidur. 

..................................................................................................

selasa, 18 september 2019

aku terbangun dari tidur pulasku di sebuah sofa empuk yang berada dikamar. saat aku terbangun dia sudah menggunakan baju kemeja biru rapi, celana hitam panjang  dan sedang memakai kaos kaki hitam. rambutnya tersisir rapi serta wangi parfumnya tercium wangi. 

aku terdiam terpesona melihatnya sambil tersenyum menatapnya. tiba - tiba handponenya berbunyi. iapun segera mengangkat teleponnya.

" Hallo sayang, selamat pagi sayangku...", ucapnya sambil tersenyum dan menghentikan memakai kaos kakinya.

aku bisa mendengar suara ditelepon itu. terdengar seorang wanita menelponnya.

" ini aku mau berangkat kerja", ucapnya

" aku kangeen.., nanti malam kita makan diluar yuk..", ucap wanita itu

" okay, jam 8 malam nanti yah. nanti aku jemput ..", ucapnya

" jangan telat yah sayang.., aku sayang sama kamu..", ucap wanita itu

" iya.., love you too..", jawabnya

" semangat yah kerjanya sayang..", ucap wanita itu

" iyaa sayang.., kamu kuliah hari ini? tanyanya

" iya sayang.., ini jam 9 aku pergi ke kampus..", jawab wanita itu

" okay hati - hati yah.., see you..", ucapnya

" okay sayang, see yoo, and love..love you ", 

" love you too ", ucapnya dan mematikan teleponnya.

ia melanjutkan memakai kaos kakinya. setelah itu dia menghadap cermin dan kembali merapikan kerah baju dan rambutnya. setelah itu iapun segera beranjak pergi dari kamarnya. ia mengendarai motor hingga sampai kekantornya. aku menemaninya dikantor selama bekerja. aku hanya duduk sofa kosong berhadapan dengannya. aku melihat orang berlalu lalang dihadapanku. ia sibuk dengan pekerjaannya, hingga makan siang tiba. seorang pria bertubuh tegap menghampirinya dan mengajaknya makan siang. akhirnya mereka pun makan siang di kantin kantornya.

" malam ini ada acara ngak? si andrey ngajak ke cafe", ucap temannya

" ngak bisa, malam ini aku mau jalan sama jessica", ucapnya

" jalan ke manaa tuhh?, ucap temannya dengan lirikan menggoda

" makan aja lah..", jawabnnya

" langgeng juga yah kalian berdua..", ucap temannya

" liat aja nanti gimana, so far baik - baik aja sih?" ucapnya

" btw gimana cewek virtual yang penah kamu ceritain?" ucap temannya

" siapa? nia, maksud kamu?" tanyanya bingung

" lahh.. , memang ada lagi selain nia cewek virtual kamu?" heran temannya

" yah ngak ada sih, nia doang. dia sudah lama ngak ada kabar. mungkin dia lagi sibuk juga", ucapnya sambil tersenyum

" kamu ngak mau hubungin dia lagi?

" yahh ngak lahh.., ngapain coba hubungin dia lagi. udah bosen.., lagiankan dia cuman selingan aja. cuman sekedar virtual kalau lagi gabut", ucapnya

" tega banget kamu, gimana kalau dia bener - bener cinta sama kamu?"

" aku tau kok dia cinta sama aku, tapi aku ngak ada rasa sama dia. makanya aku sengaja ngilang, biar dia berhenti berharap sama aku", ucapnya


aku terdiam terpaku mendengar obrolan mereka. aku langsung berlari kekamar mandi. aku menangis mendengar ucapan pria yang sangat kucintai mengatakan hal yang demikian. yes, mungkin ini adalah jawaban dari segala pertanyaan - pertanyaanku selama ini. aku menghabiskan waktu memikirkannya sepanjang hari, menunggu ia menghubungiku kembali

Jumat, 05 November 2021

Jalan hidup

 aku ingin menuliskan beberapa hal tentang apa yang ada didalam hari dan pikiranku. tapi.., menulispun rasanya aku begitu malas. menulis layaknya berbicara, aku lelah untuk berbicara dan menyampaikan perasaanku. aku tak memiliki teman yang begitu dekat untuk menyampaikan segala hal yang ada didalam benakku. seperti biasa, aku menyimpannya sendiri. semakin hari semakin malas untuk berbicara hal - hal yang ku anggap basa - basi. bahkan aku merasa kehilangan rasa untuk bercanda dan menghabiskan waktu dengan orang - orang. berdiam diri dikamar dan menghabiskan waktu istirahat dengan tidur. 

entah, apa sebenarnya yang saat ini kurasakan. aku merasa bersalah, berdosa dan menjadi orang yang begitu mengejar dunia. ku melihat teman - teman kerjaku begitu berambisi mempelajari ilmu akhirat sedangkan diriku masih bercita - cita tentang dunia. disisi lain aku takut menyesal mengambil jalan yang salah, namun kesempatan ini adalah kesempatan yang baik untuk belajar sesuai dengan jurusan pendidikanku dan mendapatkan upah yang lebih banyak, mungkin dengan upah yang lebih banyak akan semakin memperbanyak hal - hal baik yang bisa kulakukan. namun kesempatan inipun belum tentu aku dapatkan. semuanya masih belum jelas. kini aku hanya bisa berpasrah kepada Allah, dengan semua ketentuannya padaku. tiada niat untuk menyakiti, merugikan orang lain. 

aku tak tau apakah keputusan ini benar atau tidak. aku tak tau apa yang akan terjadi kedepannya. aku tak tau bagaimana jalan hidupku selanjutnya. sungguh semuanya aku pasrahkan pada Allah. tiada yang perlu digantungkan terhadap manusia. saat aku begitu yakin dengan rencanaku dan berharap pada manusia dan yang kudapatkan hanyalah kekecewaan dan kesedihan. tapi aku yakin bahwa semua yang terjadi padaku tiada lain semua karena kehendak Allah. hamba bersedia menerima segala kemungkinan yang terjadi dan apapun yang terjadi. Cukup yakin bahwa semua atas kehendak Allah dan melibatkan Allah dalam semua perbuatan.

Hamba ingin membahagiakan ibu hamba didunia ini. didunia ini maupun diakhirat. senang dan sedih, lemah dan kuat, sulit dan mudah. hamba serahkan padaMu yaa Allah. hamba serahkan segala urusan dunia hamba padaMu yaa Allah. Engkau maha mengetahui dan perencana terbaik

Senin, 20 September 2021

Pergilah jika kamu ingin pergi

kali ini aku hanya bisa mengatakan. pergilah jika kamu ingin pergi. kehadiranku hanya memastikan bahwa kamu baik - baik saja dan membuatmu tau bahwa aku benar - benar mencintaimu. ya. aku masih mencintaimu, tapi aku sudah lebih ikhlas sekarang. jika kamu ingin pergi, pergilah. aku tak akan mencarimu dan berusaha mengejarmu. aku biarkan diriku menutup percakapan, agar tak ada rasa bersalah dalam diriku. tapi jika kamu tak ada membalas pesanku lagi, berarti itulah pesan terakhirku untukmu. 
dan aku akan membalas jika kamu mengirimkanku pesan kembali. tak ada rasa benci, bersalah apalagi ingin menyakiti. aku berhenti bersikap mengejarmu. jika kita berjodoh kita akan bertemu.

dan yang kusadari, sikapmu tidak berubah. bersikaplah seperti yang kamu inginkan. kamu kembali menjauhiku setelah tampak rasa cintaku kembali. dan aku bisa membaca itu. tapi tenang saja aku tidak akan menangis karena hal itu. kubiarkan dirimu yang pergi dan menunjukkan bagaimana sikapmu. pergilah selama mungkin yang kamu mau, jika itu yang kamu inginkan. 

Senin, 30 Agustus 2021

Jalan hidupku

 Yaa Allah, bagaimana jalan hidupku kedepannya? sudah dua bulan hamba bekerja di tempat kerja yang baru. kegiatan yang baru, bertemu orang - orang yang baru. Yaa Allah, hamba tak tau apa gerangan dibalik semua hal yang terjadi pada hamba. 2020 - 2021 ini merupakan tahun yang cukup berat. banyak hal yang terjadi yang pernah ku kira sebelumnya. semua hal yang terjadi seperti membentukku menjadi pribadi yang baru. kehilangan orang yang kucintai, kehilangan pekerjaan, kehilangan teman, setiap malam ku lalui dengan tangisan dalam diam, menahan amarah dan emosi, berusaha mengalah, berusaha menerima keadaan, hingga sampai saat ini aku telah melaluinya. sebenarnya tak ada yang berubah dariku. aku hanya bisa lebih ikhlas, menerima keadaan, memaafkan kesalahan, dan hanya berusaha mengerjakan yang diberikan dengan baik dan benar. tidak ada rasa iri, tidak ada rasa ingin lebih baik, walau kadang timbul rasa insecure, tapi aku selalu berusaha menyadarkan diriku, inilah yang terbaik dan tetaplah berusaha yang terbaik. setiap orang punya proses dan progressnya masing - masing.

aku ikhlas jika orang membenciku, aku bahagia jika orang lain menyukaiku. berusaha memaafkan orang lain, memaafkan diri sendiri, dan berproseslah menjadi lebih baik. berhasil atau tidak. aku sudah berusaha lebih baik. aku hanya lebih ikhlas bahwa tidak ada yang abadi didunia ini. semua akan berakhir. sedih dan bahagialah secukupnya.

aku pernah berdoa agar aku menjadi wanita yang lebih cerdas, bisa bersosialisasi dan bijaksana. mungkin ini adalah jalan agar aku bisa menjadi wanita seperti yang kuinginkan. kurangi mengeluh dan nikmati setiap prosesnya. waktu terus berputar, perubahan akan selalu terjadi. tidak ada yang sempurna. 

kadang aku hanya berpikir, apa rencana Allah kedepannya. yang selalu kusyukuri hingga saat ini adalah aku masih memiliki seorang ibu yang masih dalam keadaan sehat, keluarga yang baik. tidak ada utang yang besar. semua itu belum tentu masih ada besok. kemana  rencana Allah akan membawaku, aku tak pernah tau. tapi aku yakin Allah mencintaiku, dan Allah yang paling mengetahui yang terbaik bagiku.

aku berdoa kepada Allah agar jangan biarkan aku menjadi manusia pembenci dan pendengki. biarkanlah orang lain membencimu dan menyakitimu. begitulah manusia. tetaplah berusaha menjadi orang yang baik, jika Rasulullah saja yang begitu baik tetap saja ada yang membenci apalagi aku manusia yang jauh dari sempurna. 

untuk kamu, Akib Oasif Sikder. aku tak bisa membohongi perasaanku. aku masih begitu mengharapkanmu. memimpikanmu disetiap malamku, menghadirkanmu dalam lamunanku. tapi setiap kali aku mengingat bagaimana caramu menyakitiku, dan kebodohan yang kulakukan untukmu, aku menangis dan menyalahkan diriku sendiri. aku mencintaimu tapi aku juga membencimu. namun rasa cintaku lebih besar dibanding rasa benciku. kadang aku ingin kamu merasakan apa yang kurasakan, aku ingin kamu menderita karena seseorang yang sangat kamu cintai, aku ingin kamu tersakiti seperti aku yang tersakiti, aku ingin kamu merindukanku seperti aku merindukanmu. tapi, rasa cintaku berkata padaku. apakah kamu benar - benar mencintainya? seseorang yang benar - benar mencintai tak akan pernah menyakiti orang yang dicintainya. biarkanlah dia lebih bahagia, menemukan kebahagiaannya. doakanlah agar dia lebih bahagia. semua doa yang baik akan kembali padamu. 

aku mencintaimu babe...aku sangat mencintaimu. berkali - kali kamu menyakitiku, tak pernah bisa mengubah rasa cintaku. bahagialah. aku tak akan mengganggumu. jika kamu membutuhkanku, kamu bisa menghubungiku. biarkan aku menyimpan kehidupanku sendiri. menyimpan rasa rinduku sendiri, membangun hidupku yang baru sendiri. biarkan waktu yang menyembuhkan luka. biarkan waktu yang menjawab segala pertanyaan tentang jalan hidupku. aku pasrah dengan segala rencana Allah padaku. 

aku tak tau, lebih cepat mana ajalku atau jodohku yang datang. Aku hanya berharap tak ada penyesalan saat aku telah ditiada nanti.

Kamis, 26 Agustus 2021

Sadar diri

aku tak mengerti, mengapa aku sebodoh ini. aku membenci diriku sendiri yang sampai sejauh ini, selama ini masih saja memikirkannya. apa sebenarnya yang ku tunggu. aku membenci perasaan ini. perasaan ini melemahkanku. aku benci masih berharap padanya. aku ingin lepas darinya yaa Allah. hamba ingin lepas dari berharap dan memikirkannya. setiap hamba memikirkannya, hamba tersakiti ketika menyadari bahwa hamba hanyalah orang asing baginya. disisi lain juga hamba membenci kebodohan diri hamba. mengapa hamba bisa mencintai seseorang yang begitu jauh, berbeda benua, berbeda umur, berbeda kasta, dan tak sadar diri dengan segala kekurangan yang hamba miliki. hamba berulang - ulang kali menyadarkan diri hamba, tapi pikiran hamba tak bisa lepas darinya. kadang hamba berpikir siapa kah gerangan yang akan menerima wanita yang penuh dengan kekurangan ini sebagai istrinya? adakah pria yang menyukai hamba? maafkan hamba Yaa Allah, kadang hamba merasa tidak secantik wanita lain, tak ada kelebihan apapun yang hamba miliki. bahkan disaat umur seperti ini, hamba masih bingung dengan jalan hidup hamba. 

Yaa Allah, apa gerangan rencanaMu pada diri hamba ini. mampukan hamba untuk selalu mengingatMu dan bersyukur. karena tanpaMu hamba hanyalah mahluk yang sangat lemah yaa Allah.

Selasa, 17 Agustus 2021

Aku tak ingin perasaan ini muncul lagi

 Ya Allah.., kenapa perasaan ini muncul lg malam ini. hamba sangat merindukannya. malam ini mengapa terasa sangat hampa. kenapa aku mencintai pria yang tidak mencintaiku. sudah selama ini dan dia tak mencariku. aku kangen banget sama kamu babe, please pergi dari ingatan aku. aku sudah berusaha selama ini dan setiap malam aku ngak ada berhentinya mikirin kamu. padahal kisah cinta kita ngak ada apa - apanya. ketemu ngak pernah, sering komunikasi cuman 5 bulanan. setelah itu cuman saling nahan rindu. 

setiap aku kangen sama kamu, aku selalu nyadarkan diri aku, kalau kamu ngak mungkin cinta sama perempuan kaya aku. pendek, gemuk, ngak cantik. ngak ada yang lebih dari diri aku. aku punya tubuh yang sempurna tidak ada yang cacat, tapi aku ngak secantik wanita yang lain. aku ngak tinggi, aku ngak cantik, aku gemuk, aku ngak pintar, aku juga ngak sholehah juga. apa yang lebih dari diri ku ini? aku cuman berpikir apa ada yah cowok yang mau sama aku? 

Ya Allah, pertemukan hamba dengan jodoh hamba. hamba ingin memeluk seseorang ketika hamba sedih. yang bisa perhatian kepada hamba setiap hari, menyayangi hamba sepenuh hati dan menjadikan hamba menjadi salah satu orang yang paling disayanginya. mampukan hamba melupakan akib oasif sikder yaa Allah.., hamba lelah memikirkannya setiap hari. lepaskan hampa dari bayang - bayangnya yaa Allah. 

Kuatkan hamba yaa Allah.., 

Hamba lemah tanpaMu..,

Mampukan hamba menjadi hambaMu yang lebih baik kedepannya..

menjadi muslimah yang  lebih cantik fisiknya, akhlaknya, agamanya..

Aamiin yaa Allah...


Selasa, 10 Agustus 2021

1 Muharram 1443 H. Hijrah menuju lebih baik

Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepada hamba yang penuh dengan kelemahan ini hidup. Hamba yang masih mudah terpengaruh dengan permainan dunia, tergoda dengan kemalasan dan tak jarang berprasangka buruk terhadap orang lain. Allah masih memberikan kesempatan pada hamba ini memiliki keluarga yang masih lengkap dan sehat. melihat kakak dan adik - adik yang semakin baik. mungkin uang yang kumiliki tak lebih banyak dari sebelumnya, tapi ketika melihat adik - adik yang ku lihat semakin sholih, bagiku itu adalah nikmat yang besar. melihat adik - adik yang semakin sholih, ibu yang masih sehat yang walaupun kadang kambuh sakitnya, dan kakak yang sudah lebih lembut hatinya. ini semuanya karna jalan dan rencana dari Allah. 

melalui semua hal ini memanglah tak mudah. banyak air mata, kesakitan, kelelahan dan tentunya kesabaran. aku hanya selalu berusaha menyadarkan diriku tentang kematian, karena tidak ada yang lebih membuatku sadar selain mengingat kematian. suatu saat nanti, hanya menunggu jadwal, aku akan menyusul orang - orang yang telah mati sebelumku. membayangkan diri seorang diri didalam tanah yang sempit, gelap, dan lembab, berteman dengan hewan - hewan bawah tanah yang selama didunia aku gelikan. yaa, semua orang akan mengalami semua itu, berpisah dengan kehidupan didunia ini. saat ini dunia nyata dan akhirat hanyalah mimpi, namun saat mati, dunia ini seperti mimpi dan akhiratlah yang nyata. jika mengingat kematian rasanya, sepertinya aku masih sangat takut. bukan hanya karena rasa sakit yang mendera tapi, aku takut jika dosaku lebih banyak dibanding amalku. dan diakhirat nanti tiada batas waktu, yang ada hanyalah keabadian, tiada tempat untuk merenung, semua akan mendapatkan balasan dari setiap perbuatan. 

besok adalah tahun baru Hijriah. entah aku merasa diriku masih sering lalai akan kewajiban sebagai hamba. masih sering melakukan hal - hal yang tak bermanfaat, membuang - buang waktu, menunda - nunda pekerjaan dan masih suka terburu - buru dalam melakukan pekerjaan. Sebenarnya aku malu jika aku menshare tentang makna hijrah, karena aku sadar, diriku pun belum lebih baik dari sebelumnya. yang membedakan diriku yang sekarang dengan yang dulu adalah mungkin sekarang aku lebih tenang, tapi selain itu diriku masih sama, kurang bersyukur dan berpikir hal negatif terhadap diri sendiri dan orang lain.  aku masih berusaha untuk mencintai segala hal yang kumiliki dan bijaksana dalam bersikap. 

bagaimana dengan perasaanku? yah, aku masih memikirkan seseorang yang kutemui di tahun 2019. mungkin rasa memiliki itu sudah tak sebesar dulu, tapi rasa rindu itu masih ada, memory itu masih kuat dikepalaku, bahkan bulan lalu aku sempat memimpikannya lagi. entah, mengapa dia begitu sulit untuk dilupakan, padahal aku sadar dengan segala perbedaan yang ada. tapi kadang aku masih berpikir, mungkin dia juga merindukanku, mungkin dia juga mencintaiku, mungkin dia juga sulit untuk melupakanku, dan kadang hayalanku adalah mungkin dia sedang berusaha agar bisa bertemu denganku secara nyata. sungguh indah hayalan ini. tapi semua itu terbantahkan. yaitu jika dia mencintaiku seharusnya dia membuang egonya dan menghubungiku. tapi egonya begitu besar atau mungkin memang tak pernah ada cinta untukku darinya. aku tak tau, berapa lama rasa ini akan hilang seluruhnya, aku hanya lelah menahan rindu dan berharap untuk seseorang yang ku sadari tak pernah mencintaiku. 

umurku yang sudah tak semakin muda, bahkan aku sudah cukup tua. aku malu, mengapa aku bisa jatuh cinta dengannya. aku malu, aku seperti wanita tua yang berharap cinta kepada pria yang lebih muda. dan yang lebih menyakitkan, dia menyukai wanita yang lebih muda. dan memang pria menyukai wanita yang lebih muda. aku seperti wanita tua yang tak tau malu. mengatakan hal ini cukup menguras hati, berkali - kali menyadarkan diri. sudahi kebodohan ini, sudahi hayalan kosong ini, kuatkan keyakinanmu bahwa Allah telah menyiapkan yang terbaik. 

maafkan dia yang menyakitimu, maafkan diri sendiri, terima kekurangan diri untuk menjadi penyemangat diri agar lebih baik. cukup ingat bahwa hidup didunia ini sederhana, lakukan yang benar dan baik. 

Senin, 05 Juli 2021

Aku masih menyimpanmu dalam ingatanku

 sudah seminggu aku tidak melanjutkan pekerjaanku di igs. kadang aku masih sering kembali mengingat kenangan - kenanganku di sana. empat tahun bukanlah waktu yang singkat. tapi aku yakin inilah yang terbaik dan aku rasa sekolah memilih keputusan ini juga ingin aku bisa lebih baik lagi kedepannya. aku sadari aku begitu banyak kesalahan selama bekerja disana. dimulai dari ketidakdisiplinanku dan lainnya. aku bersyukur igs menerimaku dan mempertahankanku selama empat tahun ini. banyak suka dan duka. banyak yang aku pelajari, namun yang paling berarti adalah bagaimana menjadi pribadi yang tangguh, tenang, dan mau belajar dan serius. aku sadar betapa keras igs membuatku sadar dengan segala kekuranganku. hingga kini aku sadar bahwa aku memiliki banyak kekurangan dalam sikap dan sifat. aku sangat berterima kasih kepada igs, karena mau menerima seseorang yang fakir ilmu ini bisa bergabung dengan sekolah yang sebesar igs. itu merupakan salah satu kebanggaan bagiku.

biasanya aku terduduk dikursi kayu itu sambil menatap jendela kaca. ku lihat pohon rindang di depan jendela dan burung - burung kecil terbang berlalu lalang. aku masih terdiam sejenak mengingat bagaimana dulu kamu menginginkanku. mengapa semua itu begitu mudah berubah? saat aku menunjukkan rasa cintaku tapi cintamu yang semakin menghilang. dan saat aku semakin menunjukkan kebodohanku, tapi kamu semakin tak peduli. apakah aku hanya sekedar lelucon bagimu? apakah aku sangat buruk hingga kamu memperlakukanku seperti wanita yang nakal? aku berusaha menjadi wanita yang baik dan sopan, tapi aku sadar bahwa bukan aku wanita yang kamu inginkan. aku terlalu memaksakan diri membuatmu menjadi pria yang menghargai wanita dengan hijabnya. dan aku sadar, bahwa hanya karena cinta seseorang dapat berubah dan menghargai. karena tak pernah ada cinta untukku maka tak akan ada perubahan darimu. aku hanya lelucon bagimu. dan kamu berhasil membuatku menjadi wanita yang bodoh saat itu.

tapi.., karena itu semua kini aku bisa lebih kuat menerima segala kenyataan yang tak sesuai dengan yang kuinginkan. aku bisa lebih ikhlas dengan berbagai hal yang terjadi padaku. aku bisa lebih tenang dengan segala emosi yang hadir dalam hatiku. aku tak pernah bisa membencimu. walaupun terasa sakit ketika mengenang perlakuanmu, tapi rasa cintaku lebih besar. hingga aku hanya menginginkan yang terbaik untukmu. dan sepertinya kamu sudah lebih bahagia sekarang, kamu sudah menemukan kebahagiaanmu. dan aku masih berproses menyembuhkan luka ini. dalam lubuk hatiku yang paling dalam. aku sangat ingin kamu bisa menyapaku lagi. apakah tak ada rasa rindu dihatimu untukku?yah, mungkin aku hanya selingan bagimu dan yang tak pernah kamu anggap keberadaannya. bahkan aku hanyalah orang asing yang kamu takutkan akan mengganggu hidupmu. kadang yang membuatku lebih sakit bukan karena kamu tidak mencintaiku, tapi kamu menganggapku hanya orang asing yang kamu takutkan akan mengganggu hidupmu. padahal, aku bersumpah. aku menyebutkan namamu dalam doaku, agar Allah selalu memberikan kebahagiaan untukmu bahkan aku ingin menghilang agar kamu tak perlu takut aku akan mengganggumu. aku menyimpan segala kesakitan ini sendiri. dan aku sudah terbiasa dengan itu. 

aku sadar suatu saat nanti aku akan mati. aku hanya perlu bersikap yang benar dan baik. yah, itu tak mudah. tapi segala kelelahan dan kesakitan ini akan berakhir. doakan lah orang yang menyakitimu dengan doa yang baik, karena doa yang baik itu akan kembali pada diri kita sendiri. kini hidupku tak ada rasa benci. benciku hanya karena Allah dan akupun mencintai karena Allah. tak ada rasa memiliki karena segala apapun didunia ini juga akan pergi. memaafkan dan mencintai diri sendiri. membuka pikiran dengan kritikan dan sikap orang lain. dan jangan hidup dengan ekspektasi orang lain, dan tak perlu membandingkan proses hidup orang lain dengan diri sendiri. karena setiap orang memiliki proses yang berbeda - beda. kesusksesan yang abadi nanti di akhirat. jangan mudah menyombongkan dirimu dan jangan pernah merasa orang lain lebih buruk atau kita lebih baik dari orang lain.

Senin, 28 Juni 2021

Ujian

 Yaa Allah mengapa dada ini terasa sesak rasanya. aku seperti belum percaya bahwa aku diberhentikan dari tempat kerjaku saat ini. padahal ini fase dalam diriku untuk berubah lebih baik dibandingkan sebelumnya. aku merancang apa yang akan kulakukan setahun ini seakan semua akan berjalan dengan lancar, namun aku salah. aku pikir aku akan terus bekerja di igs selama setahun ini, namun ternyata tidak. aku diberhentikan hari ini. dengan alasan bahwa aku selama empat tahun ini tidak ada perubahan atau progress dalam karirku. aku pikir berpikir orang lain yang lebih tepat menjadi guru kelas dan tetap berada di posisi ini sebagai pembantu, pendorong dan penyemangat. 

sebenarnya aku sedih harus meninggalkan kenanganku selama empat tahun ini. dimasa pandemi ini, aku tampak seperti tak berguna mungkin. tapi percayalah, aku berusaha untuk lebih berguna. tapi aku hanya manusia biasa, yang mungkin kadang bisa lelah, kesal dan malas. tapi aku tidak berlarut dengan semua itu. percayalah ketika aku diminta mengerjakan sesuatu aku akan berusaha menyelesaikannya. begitu banyak kenanganku selama empat tahun ini di igs. semoga Allah menjadikan segala hal yang kulakukan disana adalah ibadah dan mendapatkan amal pahala di akhirat nanti. 

Yaa Allah. hamba sadari bahwa begitu banyak dosa - dosa hamba yang telah hamba lakukan. semoga Allah mengampuni segala dosa-dosaku. mungkin ini adalah ujian atau mungkin hukuman karena dulu sebelumnya aku pernah menjalani pekerjaanku dengan tidak maksimal. dan disaat aku berniat untuk memperbaiki diri, Allah ambil yang selama ini ku miliki. mungkin agar aku bisa lebih menghargai yang kumiliki dan lebih bersunguh-sungguh dan menghargai waktu dan rezeki yang kumiliki. 

Yaa Allah, hamba serahkan segala urusan hidup dan mati hamba hanya padaMu. berikan hamba pekerjaan baru lagi yang lebih baik. Engkau yang maha kaya, Engkau yang maha pengasih dan penyayang.


Sabtu, 12 Juni 2021

what's wrong with me

perasaan ini kembali lagi. pikiran ini kembali lagi membawa ku untuk menyalahkan diriku sendiri. aku berusaha mencintai diriku sendiri, tapi aku sadar aku terlalu lambat berjalan. sering aku bertanya apa yang salah dari perbuatanku hingga aku tak pantas mendapatkan yang orang lain miliki. tak ada yang istimewa dariku. wanita yang pendek, hitam, tak cerdas dan pemalas. apa yang bisa ku andalkan dari diriku? bahkan aku tak tau apa kelebihan yang kumiliki. aku melihat hanya kekurangan yang ada dalam diriku. dan lebih parahnya aku bertemu dan mencintai orang yang membuatku sadar akan segala kekurangan yang kumiliki. 

Senin, 24 Mei 2021

Pilihan

 masih ditempat yang dingin ini. di perpustakaan tercinta. bagiku tempat ini adalah rumah kedua bagiku. mungkin sudah sekitar dua tahun aku berada disini. aku akan sangat rindu tempat ini, jika aku sudah tak bekerja lagi disini. satu - satunya yang paling kurindukan adalah tempatku saat ini. dan pada akhirnya semuanya hanya akan meninggalkan kenangan. 

aku tak tau apa sebenarnya yang aku tuliskan disini di waktu ini. pagi ini tanggal 25 mei 2021. 11 hari setelah lebaran idul fitri. waktu rasanya begitu cepat berlalu. rasanya seperti baru kemarin aku menunggu bulan ramadhan dan sholat terawih, kini sudah kembali kedalam rutinis seperti biasa lagi. sungguh aku rindu moment ramadhan. aku hanya berpikir apakah bulan ramadhan tahun depan aku masih ada didunia ini, apakah masih ada orang - orang yang aku cintai? Allah begitu menyayangiku hingga ramadhan tahun ini tak ada yang kurang dariku dan aku masih merasakan ramadhan dengan tenang dan cukup. 

ramadhan kali ini aku merasa aku lebih mengenal siapa diriku, kekuranganku, dan lebih tepatnya aku lebih sadar akan makna kehidupan ini. yah. hidup ini hanya sesaat. aku akan mati. tak ada yang abadi. apapun bisa berubah. senang, sedih, kaya, miskin itu semua hanyalah ujian. cukup yakin pada Allah bahwa Dia lah pengatur terbaik untuk hambanya. bersungguh - sungguh, meningkatkan ilmu dan serahkan pada Allah. sebenarnya hanya sesederhana itu.


Minggu, 02 Mei 2021

Kita berhak bahagia

tak terasa, sudah cukup lama kita tak saling bicara. aku tak tau apakah kamu masih memikirkanku atau tidak. tapi sampai  saat ini aku masih sering mengingatmu walaupun rasa ingin memiliki sudah ku lepaskan atau mungkin lebih tepatnya, aku mengikhlaskanmu bahagia dengan yang lain. percayalah, aku ingin melihatmu bahagia disana. tertawa lepas bersama wanita yang kamu inginkan disana. berkumpul bersama teman - teman yang membuatmu selalu tertawa tanpa ingat bahwa ada aku disini yang masih mengobati luka yang kamu berikan. aku tak tau butuh berapa lama agar luka ini segera pulih, berapa lama memory tentang kita bisa terlupakan diingatanku. aku sangat ingin bersamamu dan berharap kamu memintaku untuk kembali. tapi, aku sadar bahwa kamu layak mendapatkan wanita yang lebih baik dariku, terlalu banyak perbedaan diantara kita. 

kadang aku bertanya pada diriku sendiri, mengapa aku bisa sebodoh ini. mengapa aku bisa jatuh cinta kepada seseorang yang jauhnya beribu kilometer, perbedaan waktu yang sangat lama, ditambah lagi perbedaan kebudayaan. berbeda tempat, waktu, budaya, usia dan yang paling menyakitkan adalah berbeda perasaan. dan anehnya aku masih berharap mungkin kamu juga akan mencintaiku. aku ingin lepas dari perasaan ini. aku bisa berpura - pura bahwa aku baik - baik saja, sibuk dengan aktivitasku, tapi disetiap lamunanku, aku berhayal tentang kita berdua, dan berharap kamu juga memikirkanku disini. tapi...kembali lagi, aku ingin kamu bahagia dengan wanita yang sesuai denganmu. dan aku tau kamu juga akan menikah dengan wanita pilihan keluargamu yang setara denganmu sedangkan aku hanyalah wanita asing. 


Rabu, 07 April 2021

Dear jodohku didunia

 sore mendung hari ini. sekeliling masih terlihat basah sisa hujan yang mengguyur dari siang hari. kini sisa awan yang masih cukup gelap dan suhu yang juga masih cukup dingin. mungkin aku akan pulang 10 menit lagi. suasana yang sangat mendukung untuk pulang. tapi aku masih menuliskan tentang diriku yang jika suatu saat nanti aku telah bertemu dengan jodoh dan nanti kita akan hidup bersama. aku tak tau kamu akan menemukan tulisan ini atau tidak. aku berharap aku masih sempat membaca tulisan ini ketika aku telah hidup bersamamu nanti.

aku adalah seorang anak yang suka dengan kesendirian, tapi aku tak suka merasa sendirian. yah tentunya itu adalah hal yang berbeda. tapi sepertinya selama ini yang kualami adalah kesendirian dan merasa sendiri. aku sering sendiri menjalani kehidupanku, tapi sayangnya aku juga merasa sendiri karena tak ada teman yang benar - benar dekat dan ada disaat aku membutuhkannya. bukan hanya itu, setelah kupikir - pikir saat ini, aku memang harus berjuang sendiri untuk kehidupanku sendiri dan orang lain. jika orang lain masih memiliki ayah yang akan menjadi sandaran, namun aku telah lama tak memilikinya. aku berpikir, bagaimana jika nanti aku akan menikah? aku tak memiliki kakak pria ataupun paman lagi. jika nanti aku akan menikah, aku merasa bingung, karena yang kupunya hanya seorang ibu yang lembut hatinya dan seorang kakak yang kadang tidak stabil emosinya. bagaimana jika nanti ada pertemuan keluarga, mungkin jika masih ada ayah, dia akan menjadi penimbang dan pembicara yang aktif.

dear jodohku. sebenarnya aku hanyalah wanita yang sangat rapuh. bahkan kadang aku menangis untuk hal - hal kecil dan juga mudah perasa, tapi semua itu aku tutupi dengan sikap kecuekanku. sikapku juga yang masih kekanak - kanakkan hingga kini. tapi ketahuilah, aku sudah berusaha kuat hingga saat ini. berusaha kuat ditengah keluarga. sungguh aku tak ingin menjadikanku seolah - olah yang paling hebat. aku hanya merasa aku harus kuat karena aku memiliki 3 adik, seorang kakak yang kadang juga egois, dan seorang ibu yang penuh kehalusan dan kelembutan. mungkin diluar aku tampak seperti anak - anak , tapi dirumah aku berusaha seperti penengah yang bijaksana. 

Senin, 05 April 2021

Pulang

 Sudah bertahun tahun lamanya. ketakutan itu masih membekas. dan trauma itu juga masih ada. keadaan sudah lebih membaik. tapi bekas itu masih cukup mempengaruhi hidupku. selama empat tahun terakhir tiada yang kupelajari selain bersikap tenang, apa adanya dan membedakan dimana hal yang harus kupedulikan dan mana yang tidak. aku tak tau apakah aku semakin baik atau kah aku semakin buruk. aku hanya merasa aku berada dalam keadaan sadar akan kediamanku. jika sebelumnya aku sudah dikenal diam, kini aku lebih diam. karna saat ini diam untuk berkata hal - hal yang tidak penting itu lebih baik, daripada hanya berbicara hal - hal yang tidak berguna. aku lebih sadar dengan banyaknya kekuranganku. dan satu hal yang paling besar tentang kekuranganku selama ini adalah ketakutan. aku takut apa yang akan terjadi esok hari, aku takut dengan resiko yang akan kuterima, aku takut dinilai tidak baik, aku takut jika gagal. dan segala hal yang kuterima selama empat tahun ini adalah aku harus rela gagal, aku harus rela dijauhi, aku harus rela menerima semua resiko yang kuperbuat. because Im not perfect. ketakutan diriku jika orang lain membenciku, padahal dengan diriku yang berusaha menyenangkan orang, mereka tetap saja tidak menyukaiku. lalu kenapa aku harus bergantung dengan rasa suka atau tidak suka dari orang lain. dan terhindar dari ekpektasi manusia, hidupku lebih tenang. 

ya. ini lah aku. kadang aku berubah - ubah, keinginanku pun berubah - ubah, menjelang akhir tahun 2020 aku sangat ingin bekerja diluar negeri. kini harapan itu berubah, yaitu aku ingin menikah. jika dulu aku ingin menikah dengan orang luar dan tidak berkeinginan dengan pria lokal, kini aku menerima semua pria yang penting memilika kepribadian yang baik. semua itu berubah karna berbagai hal yang kualami. ketika aku melihat ibuku begitu senang melihat anak kecil, dan aku sadar, aku tidaklah muda seperti dulu, aku harus memiliki rencana ke arah pernikahan, dan bukan untuk main - main. begitu banyak yang harus dipersiapkan. dari segi mental, persiapan dan semuanya. aku tidak bisa mengandalkan ibuku atau kakakku. untuk kehidupan sehari - hari saja ibuku masih bekerja untuk kami, apalagi untuk biaya pernikahanku nanti. apalagi kakakku, atau adikku. yah, aku hanya bisa berusaha dari diriku sendiri dan tentunya kekuasaan Allah. 

sebenarnya aku hanya menyadari dan mengingat betapa aku hanyalah manusia. kehidupan ini hanyalah sesaat. aku hanyalah manusia lemah yang begitu banyak keinginan. karenanya aku hanya bisa bergantung dan meminta kepada Allah yang maha kaya dan penyayang. aku memohon pengampunan dari dosa dan kelemahanku. dan tersadarkan bahwa segala ketakutan dan kesakitan yang kuterima adalah cara dari Allah agar aku sadar bahwa inilah kehidupan. aku memang telah lelah, dan ingin pulang, tapi kemana aku akan pulang? bagaimana caranya agar ketika aku pulang, aku bisa pulang dengan kebahagiaan? 

bahkan aku harus sering beristighfar akan kepedeanku. mana mungkin aku begitu yakin bahwa aku akan mudah masuk surga jika masih banyak penyakit - penyakit jiwa didalam diriku. dan kini aku berusaha memulainya dari hal - hal kecil yang selama ini ku abaikan. yaitu mencintaiku ibuku dan berusaha membuatnya bahagia selama didunia ini. hanyalah dia di dunia ini saat ini yang paling berhak aku bahagiakan selain dia. aku berusaha menuruti segala permintaannya, dan berusaha untuk membuatnya selalu tersenyum. aku pikir aku selama ini aku kuat, ternyata tidak. jika selama ini aku kuat, mungkin karena masih ada seorang ibu disampingku. tak peduli sekeras apapun yang menimpaku, ini adalah kesakitan yang sementara. bahkan aku tak tau semenit kemudian aku masih hidup atau tidak. aku ingin menjadi seorang anak yang membahagiakan ibunya, seorang saudara yang bisa menuntun saudaranya kejalan yang baik, menjadi seorang istri yang taat pada suami dan menjadi seorang ibu yang mendidik anaknya menjadi muslim yang taat dan hal yang paling yaitu menjadi pengemban dakwah di tengah masyarakat. hanya itu, kemudian aku ingin pulang. jika kelelahan dalam bekerja tentunya rumah adalah tempat untuk kembali pulang dan istirahat, sama sepertu halnya hidup, hidup ini sangat melelahkan. lelah menahan nafsu dan amarah. dan ketika telah lelah dengan hal - hal didunia ini ingin rasanya pulang. tapi bagaimana jika aku pulang nanti bukannya bahagia tapi malah lebih menderita selamanya? 

ya, tak pernah ada satupun manusia biasa yang bisa memastikan dirinya akan masuk surga atau neraka. namun yang pasti adalah kematian. dan jika manusia telah mati tak ada lagi yang bisa dilakukan diduniai ini. selesailah semua perkaranya didunia. cukup lakukan yang baik dan benar. kesedihan atau kebahagiaan adalah kesementaraan. dan semua manusia akan kembali. cukup berusaha supaya pulang dalam bahagia.

Jumat, 19 Maret 2021

Ketenangan Diri

Tahun 2021. Alhamdulillah, Allah masih memberikanku hidup hingga detik ini pada hari jumat, 19 maret 2021. di umur 27 tahun. itu bukanlah umur yang muda. itu adalah fase menuju kedewasaan sesungguhnya. fase juga dimana begitu banyak hal - hal yang terjadi, kesedihan, kemarahan, kebingungan dan lain halnya. tapi bagiku, masih banyak hal - hal yang belum ku mengerti, maksudku disini adalah tentang cara bersikap dan berpikir. aku tetap seperti yang dulu. tidak ada yang berubah. tingkah kadang masih seperti anak kecil dan labil. namun ada satu pelajaran dalam hidupku yang baru ku pahami akhir - akhir tahun ini. yaitu tentang ketenangan. maksud ketenangan disini adalah bersikap tenang walaupun kesal, marah dan kecewa, dan tenang dalam menerima semua hal yang terjadi. 

tenang membuatku paham, bahwa kita tak bisa mengiyakan semua permintaan orang lain, dan tenang menghadapi semua resiko yang kapanpun bisa terjadi. dan dengan ketenangan pula aku lebih paham tentang makna kehidupan. yah, apa yang membuat kita begitu menggebu - gebu tentang dunia ini, apa yang membuat kita menjadikan dunia sebagai alasan untuk bahagia, padahal kita cukup tenang, bahwa didunia ini tak ada yang abadi, dan kematian adalah kepastian. dengan mengingat kematian, aku lebih tenang. aku tak perlu bersedih, kecewa dan marah yang berlebih untuk sesuatu yang tak abadi. jika nanti aku mengalami kemiskinan yang begitu parah, ditinggalkan oleh orang yangku sayangi, dihianati oleh orang yang ku percaya, dihina dan diremehkan oleh manusia, aku hanya bisa tersenyum dan mengingatkan diriku, untuk sadar bahwa inilah ujian. ini tidaklah abadi. sama seperti kebahagian, berbahagialah secukupnya. karena kesedihan dan kebahagiaanpun juga tak abadi. tak perlu merasa memiliki dan tak perlu juga merasa kehilangan. tak perlu merasa miskin dan tak perlu merasa kaya. tak perlu merasa cantik dan buruk rupa. karena yang paling penting adalah menerima dengan ikhlas, dan mengembalikannya kepada Allah. 

kenapa harus sangat membenci seseorang, mengapa takut akan yang terjadi, mengapa khawatir jika tak ada seorangpun yang mendukung, jika semua yang kita lakukan adalah hal yang baik dan benar. jika aku melakukan kebaikan dan orang lain membalasnya dengan keburukan, itu bukanlah masalahku. jika aku melakukan kelalaian dan orang lain menjadi tidak menyukaiku itu juga resiko yang bisa kudapatkan. jika aku tak melakukan apapun namun orang lain bersikap buruk atau berprasangka buruk padaku, itu juga bukan salahku. semuanya akan mendapatkan pertanggung jawaban masing - masing dari setiap perbuatan yang dilakukan. aku tak perlu bersedih dengan perlakuan orang lain, aku tak perlu kecewa dengan remehan orang lain, dan kelalaianku tidak membuatku mengutuk diriku sendiri. karena aku hanya manusia yang luput dari dosa. dan sama halnya, ketika orang lain berbuat kesalahan, aku menganggap mereka juga manusia biasa sepertiku. 

dan yang kusadari pula, kebaikan yang ku lakukan tidak otomatis membuat semua orang menyukaiku, namun ketika aku membuat kesalahan otomatis aku tidak disukai, bahkan walaupun aku tak melakukan apapun, prasangka buruk tetap saja terjadi padaku. semakin aku memikirkan semua itu, semakin membuatku lelah, semakin membuat hidupku tak berarti. padahal hal yang seperti itu tak akan pernah berhenti selama kita hidup didunia ini. 

Aku teringat dalam surat Al Baqarah ayat 214. "Apakah kalian mengira akan masuk surga padahal belum datang kepada kalian cobaan sebagaimana halnya orang - orang terdahulu sebelum kalian? 

aku pernah membaca siroh dan kisah - kisah dulu, begitu berat ujian - ujian Nabi dan orang - orang mukmin terdahulu. mereka diuji dengan kemiskinan hingga ber

Senin, 15 Maret 2021

Aku mencintai ekspektasiku sendiri

ini adalah untuk kesekian kalinya. seseorang hadir lagi dipikiranku. walaupun sebenarnya, kamu lah yang paling sulit untuk dilupakan, tapi dengan adanya orang lain setidaknya kerinduanku dan keinginanku bersamamu sedikit berkurang. kau tau sudah 6 bulan lamanya, kita tak berbicara lagi. yang ku ingat jelas adalah tawamu dan rambut hitam tebalmu. kita mengenal ditahun 2019 bulan oktober dan harus berakhir di bulan oktober pula. betapa sulitnya diriku meyakinkan diriku bahwa tak ada cinta darimu, walaupun besar harapanku bahwa kau juga mencintaiku. tapi semua perlakuanmu hanya menunjukkan kepalsuan dan kebohongan. aku tak bisa membencimu, walaupun saat mengingat kebodohan dan sikapmu padaku. rasa cintaku menyakiti diriku sendiri. disisi lain aku merindukanmu tapi aku juga membenci pria sepertimu. 
andai saja kamu bisa jujur tentang perasaanmu itu lebih baik, daripada kamu memberikanku harapan kosong. bahkan aku tak tau apa kesalahanku hingga kamu tega memanfaatkan rasa cintaku padamu. tapi aku akui, aku memang bodoh pada saat itu. 

Selasa, 23 Februari 2021

Hamba berserah padaMu Yaa Allah

 hari ini tanggal 24 februari 2021. seperti biasa, aku seorang diri diruang dingin ini, bersama boneka - boneka lucu warna - warni. di tahun 2020 hingga saat ini, rasa - rasanya, terasa berat. bukan fisik tapi mental. aku akui banyak juga kesalahan yang kulakukan, tapi aku terlah berusaha memperbaikinya, bahkan setelah itu, aku telah meminta maaf tentang kesalahanku. mungkin keadaan saat ini menyadarkanku untuk kembali mengingat Allah dan menyerahkan segala urusan dan kegalauan ini padaNya.Yaa Allah, biarkan Engkau yang membalas segala kesedihan dan kekecewaan ini. ampuni segala dosa- dosa yang hamba lakukan, mungkin segala yang menimpa hamba adalah karena dosa - dosa yang hamba lakukan. Hamba serahkan hidup dan mati padaMu yaa Allah, kesenangan, kesedihan, kekecewaan, kemarahan, kesulitan dan kemudahan yang hamba terima hanya padaMu yaa Allah. jangan biarkan hamba menyakiti orang lain, memfitnah orang lain, berkata kasar pada orang lain, sombong dan egois terhadap orang lain, karena sesungguhnya hamba hanyalah manusia yang penuh dosa dan kelemahan. dan hamba mengetahui bahwa para Nabi dan Rasul pun mengalami cobaan yang begitu berat. cobaan yang hamba terima jauh sekali dari pengorbanannya.memang rasanya berat, pedih, lelah dan rasanya ingin putus asa. tapi aku tahu inilah dunia. tak ada yang abadi. suatu saat nanti aku akan mati. aku tak tau kapan itu terjadi. aku hanya ingin saat aku mati, Allah telah mengampuni semua dosa-dosaku, tak ada orang yang tersakit karena perbuatan dan perkataanku. dan memang hidup didunia ini seperti penjara. penuh dengan cobaan dan kesakitan. 

Aku mencintaimu sepenuh hati dan kamu menyakitiku dengan sempurna

 apakah kamu masih mengingat saat aku bertemu denganmu pertama kali? apakah semua hal yang kita lewati berdua hanyalah lamunan kosongmu? apakah kebodohan - kebodohan yang kulakukan tak membuatmu sadar bahwa aku telah benar - benar mencintaimu? atau mungkin memang hatimu tak pernah ada untukku. lebih dari setahun kita saling mengenal, kamu masih tak mengenalku. sebenarnya wanita seperti apa aku dimatamu?dan anehnya sampai saat ini begitu sulit bagiku untuk melupakanmu. kau melukai wanita polos ini. kau berhasil membuatku terluka. dan hal yang pernah kau tanyakan padaku, "bisakah kamu hidup bahagia tanpaku?". ya. Insha Allah, aku bisa hidup bahagia tanpamu. akupun ingin kamu bahagia. aku sadar tentangmu dan tentangku. dan saat itu wajar rasanya saat dirimu mengatakan padaku, bahwa aku bodoh. aku mencintai pria yang lebih muda dariku, berbeda waktu denganku, berbeda negara dan budaya denganku. ya. saat itu aku memang bodoh. tapi saat ini aku sadar. aku kesal pada diriku sendiri, mengapa aku bisa mencintaimu? aku malu pada diriku sendiri. aku benar - benar malu. aku hanya khawatir kamu memandangku seperti tante - tante yang mengincar pria muda. 

Selasa, 19 Januari 2021

Seperti tak bermakna

 Beberapa hari ini. tubuh ini rasanya lemas, lelah, dan tak bergairah. bukan hanya itu, tapi hati ini terasa kosong, dan pikiran ini seperti tak jelas menentukan keinginannya. aku hanya seperti kehilangan arah dan tujuan. aku tak tau kemana sebenarnya keinginanku. hampa, mungkin itu kata yang tepat. aku tak tau ada apa denganku. bahkan hidupku sempurna saat ini. aku dan keluargaku dalam keadaan sehat dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan. aku masih memiliki pekerjaan. lalu kenapa sebenarnya?