Total Tayangan Halaman

Senin, 26 Desember 2022

Menghapus kisah dan luka lama di 2023

 tahun 2022 ini cukup melelahkan. cukup melelahkan namun memberikanku kekuatan untuk menghadapi berbagai hal yang baru. cukup menyakitkan untuk membuatku sadar bahwa aku tak bisa memaksakan keadaan dan orang lain. aku sudah berkali - kali memaksakan keadaan, orang lain bahkan diriku sendiri. mestinya aku harus lebih bersabar dan menerima kenyataan bahwa hal yang menyakitkan itu bisa saja terjadi dan aku harus belajar menerimanya. mengikhlaskan orang yang memang ingin pergi atau mungkin tak sejalan, dan menerima kesalahan orang lain dan diri sendiri serta bersabar dengan segala hal yang mungkin saja bisa terjadi. 

jika aku diberi umur yang lebih panjang lagi, ditahun 2023 aku ingin berhenti fokus dengan diriku dan keluargaku. memperbaiki yang bisa diperbaiki. mungkin aku tak ingin ada pria dihidupku tahun depan, menghapus segala luka yang ada ditahun sebelumnya, mempelajari hal baru dan memperbaiki kebiasaanku. entah kapan jodohku tiba, Allah maha tahu bahwa aku menginginkan kehadirannya. Allah maha tau kapan waktu yang tepat untukku bertemu dengan jodohku. dan aku serahkan segala hal padaNya. 

entah apa yang akan terjadi tahun depan, aku berharap hal - hal yang baik akan datang ditahun depan. aku hanya butuh Allah dihidupku.   

Jumat, 23 Desember 2022

Hari Ibu

 dihari ibu ini, 2022 aku tidak mengucapkan selamat hari ibu kepada ibuku. bukan karena aku tidak menyayangi ibuku, atau ibuku melakukan kesalahan namun rasanya diri ini sudah terlalu keterlaluan terhadap ibuku sendiri. aku sadar begitu banyak perkataan yang terucap dari mulutku yang menyakitinya. aku selalu merasa lebih pintar dibanding ibuku, merasa lebih benar dan lebih hebat darinya dan sering kali menyalahkannya. padahal apa yang kukerjakan selama ini tak sebanding dengan yang telah ia lakukan untukku. bagaimana mungkin aku mendapatkan bahagiaan jika aku sering menyakiti ibuku sendiri?

andai benar jika ibu tidak adil dalam cinta terhadap anaknya, mestinya itu bukanlah alasan bagiku untuk menilai buruk tentangnya. bagaimanapun dia selalu memberiku cinta dan memberikan yang kubutuhkan. jika saat ini dia terlihat lemah, aku harus sadar bahwa sudah terlalu lama dia berusaha kuat sendirian, sedangkan aku belum ada apa-apanya. jika aku merasa dia salah memperlakukan anaknya mestinya aku menasehatinya pelan bukan menyalahkan dan menyudutkannya, apalah aku yang hidup dari kesabaran dan ketangguhannya. 

aku berharap aku tak lagi menyakiti hatinya. aku berharap tak ada kata - kata kasar yang keluar dari mulutku padanya. aku berharap aku bisa membahagiakannya didunia ini maupun diakhirat nanti. mungkin rasa cintanya kepadaku tak sama dibanding yang lain, namun aku cintaku tak ada yang berbeda. tak ada yang perlu mencari perbedaan jika banyak kesamaan. kenapa mengeluh jika banyak hal yang bisa disyukuri. 

Setiap hari adalah hari ibu, dan aku berharap aku bisa menjadi anak yang bermanfaat untuk kedua orang tuanya ^_^

Sabtu, 10 Desember 2022

Apakah cinta itu memang pernah ada buatku?

 Aku mengenalmu ditahun 2019 tepatnya bulan september. bukankah saat itu semua berjalan dengan baik dan manis? kita sering berbicara setiap pagi dan kita saling mengatakan hal - hal yang indah. dan akhirnya aku tak bisa seharipun tanpa melihatmu dan tak tau kabarmu. seiring berjalan waktu, komunikasi kita semakin berjarak dimulai dari sejam, sehari, sebulan dan akhirnya berbulan - bulan. aku berkali - kali kembali padamu karena diriku masih yakin bahwa mungkin kamu juga masih menginginkanku. tapi seringnya aku kembali bukannya membuatmu kembali seperti dulu, tapi kamu semakin meremehkan dan tidak mengganggapku. apakah 3 tahun aku menunggumu tidak membuka matamu untuk melihat seberapa besar cintaku dan inginku padamu. aku tak tau apakah memang dari awal cinta itu memang tak pernah ada untukku atau cintamu telah sirna padaku. berkali - kali aku mengemis dan meminta perhatianmu tapi berulang kali kau mempermainkannya. apakah kau tak tau berapa kali tangisanku mengingatmu dalam doaku? dan sakitnya ketika aku melihat kau memuji wanita lain disaat aku membutuhkan perhatianmu. dan kini kita benar - benar asing dan saling menghilang. 

aku sadar cintaku hanya membuatmu sulit dan aku rasa kamu juga ingin aku pergi dari hidupmu. sebesar apapun harapanku ingin bersamamu jika bahagiamu bukanlah aku,  apa yang bisa kuperbuat? dadaku pernah sesak ketika kamu memblokirku, mencoba memohon untuk kembali dan menunggumu untuk memaafkanku. tapi sekian lama menunggumu dengan kesedihan, aku memutuskan untuk memblokirmu. dan kali ini aku tak akan kembali lagi kekehidupanmu. kau tak perlu berlari karna aku tak akan lagi mengejarmu, kau tak perlu menghilang krna aku tak akan lagi mencarimu, kau tak perlu menghindar krna aku tak akan lagi mendekat. apakah aku membencimu? tidak..krna aku tau rasa cintaku lebih besar dibanding rasa marahku padamu. bukankah sudah waktunya kita menentukan jalan atau pilihan kita masing - masing? dan aku tak ingin memberatkan jalanmu untuk menentukan pilihanmu. pergilah dan temukan cintamu yang sesungguhnya. aku disini sedang mengobati lukaku dan hanya menunggu pria yang benar - benar tulus mencintaiku. entah berapa lama, aku akan tetap menunggu. 

kini sudah berjalan 6 bulan lamanya kita tak bicara lagi. aku masih penasaran tentang kabarmu. tapi semuanya berproses bukan? entah berapa lama perasaan ini akan benar - benar hilang. aku ingin kita berdua menemukan kebahagian kita masing - masing walaupun ujungnya tak bersama. 

Rabu, 30 November 2022

Mungkin bukan dia dan belum waktunya

 Dan alasan aku tidak ingin jatuh cinta lagi, krna setiap aku merasakan jatuh cinta, beberapa lama kemudian seseorang itu menyakiti perasaan lagi, dan aku harus kembali menguras energi untuk memperbaiki keadaan hatiku. mungkin lebih tidak menyukai siapapun sampai dia benar - benar menunjukkan rasa cintanya padaku. aku sangat lelah memperbaiki perasaanku untuk kembali normal dan belajar mengikhlaskan. lebih baik tak mencintai siapapun, melakukan hal rutin dibanding harus menunggu kabar dan kepastian seseorang. aku tak ingin bermain lagi dengan perasaanku. tak ingin ada harapan lagi. 

Selasa, 08 November 2022

Masa kecil yang hilang

 mengendarai motor setelah melaksanakan pekerjaan merupakan hal yang sangat kusukai. aku bisa sambil memikirkan apa saja yang telah kulakukan hari ini, merencanakan hal - hal yang akan kulakukan dan mengenang berbagai kenangan yang masih membekas hingga kini. 

kali ini aku mengingat adik pertamaku. saat kecil hingga remaja aku sangat dekat dengannya. hanya dia yang menemaniku bermain dulu dan dia yang paling paham denganku. kami saling bercerita tentang kehidupan kami, karena kami rasa kami memiliki perasaan dan ujian yang hampir sama. aku masih ingat ketika aku dan dia tidak sengaja menghabis kuota internet kakak kami, saat itu tengah malam mungkin sekitar jam 1 malam. saat itu mungkin aku smp sedangkan dia sd. dia berani keluar rumah membeli pulsa atau kartu baru untuk menggantikan kartu yang telah terpakai tadi, sedangkan aku menunggu dirumah dengan khawatir. Alhamdulillahnya, dia datang dengan selamat dan membawa apa yang kami butuhkan. kemudia dia bercerita kalau dijalan tadi hampir saja dia dicelakai oleh pria mabuk, namun dia diselamatkan oleh teman pria itu. karena saat itu kami berdua masih kecil, akupun belum begitu paham betapa bahaya kejadian itu, hingga aku paham sekarang bahwa itu sangat mengerikan.

selain cerita itu, aku masih ingat ketika aku dan dia sama - sama tidak memiliki pekerjaan. kami saling berbagi pendapat tentang rencana apa yang akan kami lakukan nanti. aku bercerita tentang bully yang kuhadapi disekolah dan dia pun ternyata sama mengalami bully juga disekolahnya. kami saling bercerita dan menertawakan diri kita masing - masing. saat itu semuanya berjalan dengan baik dan harmonis. 

hingga aku tak tau darimana bermulanya. mungkin dia menemukan hal baru dalam hidupnya. dimana dia merasa menemukan lingkungan yang menerimanya. dia menemukan teman baik dan peduli padanya. aku belum begitu peduli saat itu. aku membiarkannya  dilingkungan itu. kulihat dia memiliki teman yang kulihat baik  padanya dan diapun telihat senang. hari dan bulan berlalu, aku dan diapun sudah jarang bercerita. 

pada suatu saat aku mendengar kabar bahwa dia mencuri hp temannya.  aku diberi tahu bahwa dia mencuri 3 hp temannya. aku juga merasa sikapnya cukup berbeda. saat itu responku kaget dan tidak senang dengan perbuatannya. sebelum - sebelumnya pun aku sudah cukup tidak senang dengannya karena dia menghabiskan waktu yang lama ditempat barunya itu. aku tak tau seperti apa akhir dari hp temannya itu. aku tidak terlalu ikut campur. namun kakakku marah dengan perbuatannya itu. pernah beberapa kali dia pergi dari rumah. beberapa kali juga dikembali kerumah dan akhirnya saat ini dia pergi lagi dari rumah. 

kini aku paham betapa berat menjadi dirinya. dia memiliki 2 kakak perempuan yang sama - sama memiliki ego yang besar. dia yang mengharapkanku menjadi kakak yang baik untukku, tapi malah tak peduli tentangnya. dia harus hidup tanpa sosok ayah yang membelanya ketika dia melakukan kesalahan, dan masa kecilnya yang juga penuh dengan marahan dan kasih sayang. lingkungan sekolah yang penuh dengan bully, lingkungan kerjanya dulu yang begitu toxic. semua dia lalui dalam usia belum matang ditambah lagi keluarganya yang juga tak paham dengan kondisi mentalnya. dia beranjak dewasa dengan kurangnya pemahaman, penuh tuntutan dan kurangnya kasih sayang. dan kini hasilnya. 

sebenarnya aku tak pernah menyangkan bahwa dia akan seperti ini atau keadaan menjadi seperti ini. ku akui dia adalah adik yang sangat tidak pelit padaku dulu, bahkan dulu dia pernah meminjamkan hp iphonenya padaku, namun ku hilangkan dan satu hp lainnya.  dia mau membantuku disaat ku membutuhkannya. jika aku kembali mengingat segala perilaku ku padanya, rasanya begitu banyak kesalahan yang ku lakukan padanya. saat itu egoku teramat besar dan rasa kepeduliaanku pun sedikit. jika saat itu aku memberi waktuku yang banyak untuk bersama dan mendengar cerita lagi darinya mungkin dia tidak akan sejauh ini. ego, emosi dan perbuatanku yang  membuat hidupnya semakin sulit. dan saat itu aku belum sadar dengan kesalahanku itu. hingga akhirnya dia menjadi sosok yang sangat jauh dariku, tak pernah bercerita lagi, dia sangat tertutup dan melakukan hal - hal yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. dari hatiku terdalam, aku sangat merindukannya. 

aku sangat merindukan adikku yang dulu. aku sangat ingin hubungan kami baik dan sedekat dulu. aku ingin dia kembali dan memperbaiki lagi hidupnya. aku ingin dia yang dulu kembali. 

aku berdoa untuk adikku, Minal Aidil. semoga Allah jauhkan kamu dari segala musibah, kecelakaan dan perbuatan maksiat. kamu menjadi pria sholeh dan baik. dimudahkan harapan dan cita - cita baikmu. menjadi orang yang sukses didunia dan akhirat, membahagiakan kedua orang tua dan memiliki kehidupan lebih baik kedepannya.

maafkan kakakmu ini yang tidak peduli padamu, yang sering menyusahkan hidupmu. maafkan segala perkataan dan perbuatan yang menyakiti perasaanmu. berharap kita bisa menjalin hubungan sedekat dulu lagi. Aamin.







Kamis, 01 September 2022

Mari kita lakukan dengan benar kali ini

 aku sudah sangat lelah menghadapi sikapmu. sungguh. sampai kapan kau berhenti bersikap toxic seperti itu? apakah kau anggap ini semua lelucon? dalam hatiku terdalam aku sangat membencimu. tapi aku tak paham mengapa aku masih merindukanmu. aku tau aku hanya rindu dirimu yang dulu. kini memang saatnya kita tak saling mengenal dan aku harus benar - benar melupakanmu. yah, aku harus menghilang dari hidupmu dan pandanganmu. ini menyakitiku, tapi aku yakin ini akan berakhir dan orang yang tepat itu akan datang. aku lelah menghadapi perihal negatif orang lain padaku. aku berikan ketulusan cintaku, aku berikan loyalitasku, aku berikan hal - hal positif pada orang lain, tapi orang lain kadang mudah menilaiku dengan padangan buruk mereka. jika kalian pandang aku buruk, maka itu hak kalian. aku tak perlu berulang kali meyakinkan orang lain tentang diriku, karena orang yang mencintaiku akan sangat mengenalku. pembenci akan tetap menjadi pembenci walaupun kau memberikan seribu cinta padanya. jika kehadiranmu tak dihargai, maka biarkan kepergianmu menyadarkan kesalahannya. 

Yaa Allah kuatkan aku menjaga lisanku, menjaga sikapku, menjaga sifatku, memperbaiki kebiasaanku. biarkan lah orang yang tidak menyukaiku atau membenciku sadar dan berikanlah mereka kesadaran. jagalah lisan dan perbuatan hamba menyakiti orang lain, tidak adil dan tidak bijaksana. 

Allah, only you know me better, nothing else. 

Rabu, 17 Agustus 2022

Still find myself

still find myself. entah berapa lama aku menunggu. aku bersyukur kini aku lebih sedikit tenang dan memahami beberapa hal. tapi dalam hatiku aku merasa sepi dan aku merindukanmu. aku sudah mengikhlaskanmu, sunggu. hanya saja aku masih merindukanmu. bagaimana aku menikmati rasa kerinduan ini? jika setiap saat aku selalu memikirkanmu. aku tidak tau butuh berapa lama. aku tak terluka aku hanya merindukanmu. dan aku tau kau tau hal itu. haruskan kamu mempermainkan rasa rinduku padamu? aku hanya berharap rasa ini menghilang. ini sudah terlalu lama. kita harus punya kehidupan masing - masing kan? dan saat ini aku sedang berusaha memperbaiki hidupku. begitu banyak hal yang harus kuperbaiki dan banyak hal yang harus kutata. aku tak pernah bisa membencimu, bahkan jika aku membenci akan selalu ada cinta yang menyertainya. mungkin kita tidak akan saling bicara lagi dan mungkin kemarin adalah terakhir kalinya. entah bagaimana caranya kita bisa bertemu dan kembali hanya Allah yang tau. mungkin lebih baik seperti ini. kita saling menjauh untuk menemukan yang tepat. mungkin dengan cara pergi dariku aku bisa lebih mengikhlaskanmu. pergilah jika itu membuatmu lebih bahagia. dan semoga aku juga bisa bahagia dengan kehidupanku yang baru dan lebih baik. Aamiin.

Minggu, 31 Juli 2022

Allah, guide me all the way

 Yaa Allah, ada apa dengan diri hamba? pikiran hamba terasa kacau dan kusut. hamba ingin menangis, hamba ingin marah. hamba ingin pergi sejenak dari tempat ini. hanya kadang hamba merasa dan bertanya kapan hamba bisa benar - benar bahagia? Yaa Allah.., mengapa hamba harus jatuh cinta pada orang yang salah? kenapa harus begitu sulit melupakannya? Yaa Allah, hamba ingin bahagia. Yaa Allah, kenapa semua yang terjadi mengharuskan hamba untuk memperbaiki dan berpikir sendiri? padahal Kau tau yaa Allah, hamba hanyalah hamba yang lemah dan rapuh. hamba hanya lelah yaa Allah. hamba lelah..

Yaa Allah, hamba tak tau pilihan yang harus hamba pilih, hamba penuh keterbatasan. sebenarnya ada apa dengan diri hamba? hamba berkali - kali membandingkan diri hamba dengan orang lain, mengutuk kekurangan diri hamba, menyalahkan diri hamba, dan ikut bertanggung jawab dengan kesalahan orang lain. kenapa ini semua terjadi dalam hidup hamba Yaa Allah? apakah hamba akan hidup bahagia akhirnya? 

Senin, 11 Juli 2022

Pelajaran terpenting

 Yaa Allah, hanya Engkau yang benar - benar hamba miliki. hamba serahkan rasa sedih, kecewa, marah, dan rasa ingin menyerah ini padamu yaa Allah. entah apa sebenarnya dibalik semua yang terjadi pada diri hambamu ini. jatuh cinta kepada pria yang bukan suami hamba hingga sedalam ini, belum lagi permasalahan yang lain. Yaa Allah apakah ini semua pembelajaran untuk hamba kedepannya. agar hamba bisa lebih kuat, dan belajar dari segala kesalahan yang hamba lakukan saat ini. 

hamba harus belajar benar - benar sabar, mudah ikhlas, tidak keras kepala, mudah memaafkan, tidak membenci, tidak sok pintar dan tidak berharap lebih selain kepada Allah. Allah ingin aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. lebih kuat, lebih sabar, lebih serius, lebih rendah hati. yah semua itu butuh proses dan banyak kesalahan hingga tau dimana letak kesalahannya.

Dear diriku..

ayuk benar - benar sadar dan jangan terlena dan bersikap kekanakkan. kamu sudah dewasa untuk bisa berpikir jernih, tidak egois dan bersungguh - sungguh dalam bertindak. jangan pernah menyerah, terus belajar, dan libatkan Allah dalam setiap keadaan.

Minggu, 10 Juli 2022

Sabar dan Ikhlas

 Sebenarnya aku sangat lelah menasehati diriku sendiri. aku tau diriku sudah sangat bosan mendengarkan keluh kesahku dan selalu mengulang hal yang sama untuk ke sekian kalinya. tapi tak ada yang lebih mengerti diriku selain diriku sendiri. aku harus berkali - kali pula meminta maaf karena kecerobohan dalam sikap dan perkataanku. I am just a human, I have feeling, I have emotion, I am not robot. 

Aku pikir aku sudah tak mencintainya, tapi aku salah.., aku masih sangat mencintainya. dan kali ini aku melakukan hal yang salah. mungkin kemarin adalah terakhir kalinya aku berbicara dengannya. mungkin aku akan sangat merindukannya, tapi mungkin itu yang terbaik. aku harus lebih keras lagi menahan rinduku, aku harus lebih sabar lagi dan aku harus benar - benar merelakannya. kali ini aku harus benar - benar merelakannya. ya, itu tak mudah, itu menguras air mata dan energiku. aku sudah cukup berlarut - larut dengan perasaan ini, dan kini saatnya aku harus benar - benar sadar. semoga Allah mengampuniku dan menghilang rasa ini darinya. aku ingin hidup tanpa memendam cinta pada pria yang bukan jodohku, aku ingin hidup tanpa mengingatnya dalam setiap lamunanku. aku hanya ingin mencintai suamiku nanti. orang yang mencintaiku tak akan meninggalkanku dan orang yang mencintaiku akan menghargai cinta yang kuberikan.

sudahlah..aku sudah sangat lelah berbicara tentangnya. energiku telah habis untuknya. ini memang berat tapi aku yakin aku bisa melewati ini. rasa ini akan selesai, rasa ini akan memudar seiring waktu, aku hanya perlu benar - benar sabar dan ikhlas. 

Selasa, 31 Mei 2022

Menjauh

Sudah terbiasa tak dianggap, terbiasa dihina, terbiasa hidup dalam kesepian, sehingga aku tak akan merasa aneh jika aku harus menghilang atau tak nampak dari sosial media. aku bukanlah siapa - siapa yang harus menunjukka dirinya. aku sadar terlalu banyak kekurangan, hingga jika aku memamerkan suatu rasanya seperti membohongi orang lain. 

saat ini aku ingin menghindar dari seseorang yang kucintai. aku sangat mencintainya, tapi kehadiranku tak berarti baginya. akan ku usahakan kita tak akan berkomunikasi lagi. walaupun aku sangat merindukanmu. namun setelah kupikir, sepertinya aku hanya mengganggu kehidupanmu. aku hanya membuatmu terus mempermainkanku. aku sangat menyayangimu, oleh karenanya aku berusaha untuk tidak hadir lagi dalam hidupmu dan berhenti menunjukkan tentang kehidupanku padamu. semoga aku bisa melupakanmu dan kamu bisa bahagia dengan kehidupanmu, entah dengan siapapun dirimu. luka ini cukup dalam bagiku, cukup merubahku, merubah hidupku. aku kesal, aku sedih, aku hampa, aku kecewa, kehilangan, tapi setelah itu, aku mulai menerima segala kekecewaan dan kesedihan dalam hidupmu. aku harus tetap berbuat baik, aku harus tetap berusaha yang terbaik, tak boleh ada dendam, tak boleh ada benci, tak boleh ada iri. cukup yakin Allah maha mengetahui yang terbaik, maha pengasih dan penyayang.

aku berharap dia mengenangku sebagai wanita yang pernah mencintainya, mungkin itu bisa membuatnya bisa bahagia. aku tak menyesal mengenalnya, biarkanlah dia melihat segala kebodohanku karena mencintainya, tak ada manusia yang sempurna, dan memang cinta kadang membuat lupa banyak hal. kini aku akan hidup dengan dunia nyataku. berusaha dengan dunia nyataku. aku akan mencintai seseorang yang ada dalam kehidupan nyataku, menunggunya dan mendoakannya agar dialah yang terbaik bagiku didunia dan diakhirat. aku tak ingin mencari cinta lagi setelahmu. aku hanya menunggu orang yang mencintaiku sambil berusaha memperbaiki hidupku. aku harap aku bisa bersatu dengannya didunia ini. 

saat ini fokusku adalah ibu dan kakakku. aku ingin membahagiakan kedua orang yang paling berjasa dihidupku saat ini.  memang ini sedikit terlambat, tapi aku berharap aku bisa memulainya dengan baik dan bisa mewujudkannya. 

dan jika kehidupanku tak seberuntung orang lain, Allah menginginkanku menjadi orang yang baik.

Kamis, 26 Mei 2022

Please, Dont come in my dream

bahkan dalam mimpiku, aku menangis melihat kau bermesra dengan wanita lain. aku tak tau jika suatu saat itu adalah nyata. melihatmu bersama wanita lain penuh dengan bahagia. dan sepertinya aku hanya berhenti mencari tau tentangmu lagi, menghilang dari social media selama beberapa waktu. percayalah aku sangat ingin melupakanmu dan menghapus namamu dalam ingatanku. 

Jumat, 22 April 2022

10 hari menuju lebaran 2022

 Tak terasa sudah ada ditahun 2022. Sekarang sudah dibulan 4, bulan April, 10 hari menjelang hari raya idul fitri. Aku tak pernah berpikir bahwa ditahun ini, ditahun 2022, aku akan berada ditempat ini, bertemu dengan orang - orang baru, ruang kerja baru. bersebelahan ruangan dengan bosku. tahun lalu, ketika aku menoleh dan melihat ke arah jendela, aku akan melihat pemandangan atau pohon yang tertiup angin, sambil bertanya dalam benakku, apakah besok aku masih ditempat ini? dulu aku sendiri ditempat dingin, penuh dengan buku- buku, dan perabotan warna - warni, sambil membersihkan ruangan, aku mendengarkan ceramah ust. teuku zulkarnaen. begitu tenang bukan? 

sekarang aku ada disini, entah akan berapa lama aku disini, aku berharap aku bisa bertahan lama disini, aku bisa memiliki banyak ilmu, dan teman - teman. aku serahkan segaa harapan dan rencanaku hanya pada Allah. Disini, sejauh ini, aku memiliki bos yang baik, pekerjaan yang tidak memakan banyak tenaga, walaupun aku masih cukup bingung dengan pekerjaanku, dan aku tidak bisa sambil memegang hp disini. aku mengerti tentang hal itu.

aku bersyukur, aku masih memiliki pekerjaan, walaupun aku dikeluarkan dari tempat kerjaku dulu, tak menunggu waktu lama, aku langsung memiliki pekerjaan baru. selama 5 bulan lamanya, aku bersama anak - anak di Nurul Fikri. Mereka sangat cerdas, mandiri dan penurut. aku sangat bersyukur berjumpa dengan mereka, sebenarnya rencana awalku adalah aku ingin bertahan 1 atau 2 tahun disana, tapi ada beberapa hal yang membuatku mencari pekerjaan baru, pada saat itu, aku tak bermaksud mencari pekerjaan, hanya saja saat itu, aku dalam keadaan dalam tidak baik, mungkin bisa dikatakan cukup sedih, karena aku merasa kepala sekolah salah paham dengan perkataanku, ditambah lagi teman satu rombelku, seperti bersikap acuh padaku. aku ingin yang terbaik terhadap anak - anak didikku, tapi mereka seperti memiliki cara pandang yang berbeda. saat itu aku tak cukup bermasalah dengan gajiku, karena aku sudah memperkirakan berapa gaji yang akan kudapatkan, namun yang lebih membuatku tidak nyaman adalah teman - teman disana. aku sadar mereka kebanyakan lebih muda dariku, namun sikap mereka kadang berlebihan dan kekanak - kanakan. hingga akhirnya hari itu, aku hanya sekedar iseng membuka instagram kembali melihat - lihat pekerjaan, karena saat itu aku sedikit cukup kesal. aku menyimpan foto - foto lowongan yang tersedia, dan beberapa hari kemudian aku melamar, dan akhirnya aku berada disini. 

selama disekolah aku hanya menikmati waktuku bersama anak - anak. anak - anak membuatku merasa senang dan tak merasa dalam dunia kerja. dan pada akhirnya sebenarnya, cita - cita akhirku adalah menjadi seorang guru. namun menjadi guru yang benar - benar menjadi guru. 

disini, aku tak tau berapa lama. rencanaku, aku bisa bertahan disini selama 2 tahun. selanjutnya aku berharap aku bisa bekerja di inggris atau kanada, atau bekerja di perusahaan yang lebih besar. aku tak tau apa yang akan terjadi, apapun yang terjadi, semoga aku selalu bisa ikhlas dan berusaha lebih baik.

Terima kasih yaa Allah