Total Tayangan Halaman

Selasa, 09 Desember 2025

Lelah

 Ya Allah, ampuni hambamu ini. hamba sulit untuk tidur lagi. mungkin karena hamba minum kopi. Yaa Tuhan, apakah hamba masih normal? Yaa tuhan, kenapa hamba seperti semakin jauh darimu? Yaa Tuhan, apakah hamba masih layak untuk dicintai? yaa Tuhan, hamba lelah. Yaa Tuhan hamba tak tau kemana arah hidup hamba. 

Yaa tuhan perasaan macam apa ini? hamba bingung, lelah dan merasa tak layak. 

Andaa, please hargai dirimu dengan bersikap tenang dalam kondisi apapun. bersikap tenang dan normal. 

Senin, 08 Desember 2025

Tulus dan tak ada rasa

 Beberapa kali aku berharap dan bermimpi tentang cinta yang ku dambakan. hidup bersama seseorang yang kucintai dan juga mencintaiku. hidup dalam kasih sayang dan romantisme. tapi saat ini seperti berbalik arah. aku masih percaya dengan cinta dan ketulusan. tapi entah hanya beberapa orang yang memilikinya. 

beberapa orang salah paham tentangku. aku memang butuh cinta tapi aku tak mudah jatuh karena cinta. aku memang pernah sakit karena cintaku tapi aku selalu bangkit setelahnya. aku tak menghalangi kebenaran yang seharusnya, aku tak mengelak tentang kesalahanku. aku tak mentolerir kesalahanku, tapi bukan untuk menghakiminya. 

kadang aku berpikir entah seperti apa sebenarnya kehidupan ini. kadang aku berpikir tentang hidup didunia lain, tapi aku ragu, apakah disana lebih baik atau malah lebih buruk dari saat ini. dan hidup di saat ini seperti tak tau arahnya. orang - orang mulai menilai kemana arahku, hidupku, dan menilai masa depanku. bahkan aku sendiripun hanya sekedar menjalani hidup ini.

jika aku bisa kesuatu tempat dan memulai hidup disana tanpa opini orang lain tentangku mungkin itu lebih baik. apa aku harus bersiap untuk hal itu? ya. mungkin aku harus menyiapkannya.

entah kemana hidup akan membawaku, aku berharap aku tak merugikan orang lain, berjalan dijalan yang lurus. aku hanya butuh tegar menghadapi manusia saat ini. bukankah hidup hanya sesaat? 


Minggu, 07 Desember 2025

Tentangmu

 Sudah sekian tahun berlalu. dua hari yang lalu aku memimpikanmu. aku bermimpi kamu mengirimiku pesan lagi. aku lupa seperti apa mimpi itu, tapi yang jelas aku memimpikanmu. kenapa kau hadir lagi dimimpiku? jujur saja aku sudah tidak ada rasa lagi padamu, namun kenangan ketika kita saling berbicara itu tak bisa kulupakan tentunya. 

kau tau betapa sulitnya aku melupakanmu? aku pernah menangis ditengah malam hanya untuk bisa melupakanmu. aku serahkan segala kesepian dan kesedihanku dalam tulisan dan doaku. hingga akhirnya kini aku sudah benar - benar bisa menghilangkan rasa cinta itu padamu. aku tak menyesali rasa cintaku padamu dulu, karna usahaku menghilangkan rasa cinta itu membuatku sadar bahwa mencintai yang berlebihan itu tak baik. aku lebih belajar untuk ikhlas dan berpasrah. 

sejujurnya saat ini aku tak paham bagaimana kedepannya. aku belum menemukan cinta yang berjuang untukku atau mungkin memang tidak ada cinta itu. aku tak tau harus berkata apa

Senin, 01 Desember 2025

Fokus dan berpasrah

Entah berapa lama keanehan ini. terkadang aku memikirkannya sebelum tidur. Di jam ini, pukul 1.20 pagi. aku belum bisa tidur. padahal tadi siang aku tidak tidur sama sekali dan akupun tidak minum kopi.
kadang aku memikirkan beberapa kesalahanku, keluargaku dan apa yang sebaiknya ku lakukan kedepan. kadang aku seperti hilang arah, kadang optimis, kadang bingung, kadang pasrah. aku tak tau.

jujur saja aku tak begitu ingin menjalin hubungan dengan pria manapun. aku cukup tenang dengan diriku dan keluargaku. aku hanya ingin ibu dan keluargaku sehat, dan aku seperti tidak ingin memikirkan kedepannya akan seperti apa. namun disisi lain, tekanan sosial membuatku harus segera menikah. apakah orang orang tidak berfikir bahwa kebahagiaan tidak hanya dari pernikahan? bagaimana jika kebahagiaan bisa dari ketenangan dengan diri sendiri?

Bagaimana mengatakan bahwa aku baik baik saja walaupun belum menikah?

Kamis, 27 November 2025

Apa sebenarnya

 malam ini aku hanya tidur kurang lebih 2,5 jam. mungkin karena sebelumnya aku minum kopi sebelum tidur. kepala sedikit cenut tapi cukup baik. ya Tuhan, hamba tak tau apa yang sebenarnya terjadi di kepala hamba, apakah ini normal atau tidak. entah mulai dari mana keanehan ini, hamba pun bingung ini sebuah keanehan atau tidak. tapi kadang hamba merasa tidak normal. bagaimana hamba menjelaskannya. mungkin jika hamba bercerita kepada orang orang biasa mereka akan sulit menangkap maksud hamba, mungkin hamba harus pergi ke psikolog. 

keanehan itu mulai hamba rasakan ketika hamba berobat ke puskesmas. setelah itu hamba selalu mencoba mengingat setiap hari yang hamba lalui, apakah hari ini hamba bersikap normal atau tidak. apa maksud normal bagi hamba yaitu, ketika hamba hari ini tidak menampakkan wajah yang  tiba tiba kesal atau tidak menyenangkan. tapi hamba tau itu diluar kesadaran hamba. hamba hanya ingin setiap yang hamba lakukan dan katakan dalam kesadaran penuh dan kehati hatianm tanpa drama dan emosi yang berlebih. 

Hamba tak tau apakah ini bom waktu. apakah ini emosi yang terpendam selama ini dan dia mulai menunjukkannya. banyak hal yang hamba pendam, baik amarah, sedih, kecewa, ketakutan, mengatasi masalah sendiri dan mengatasi hal - hal yang akan terjadi. hingga suatu waktu, mungkin saat saat ini, hasil dari itu semua muncul perlahan. 

Hamba mencoba untuk mengerti tentang diri hamba sendiri dan orang lain. hamba tak tau apakah lingkungan yang salah atau memang ada yang aneh dalam diri ini. tapi untuk saat ini 2 hal yang lebih baik hamba lakukan untuk menjaga keamanan diri ini adalah diam dan tersenyum. 

saat saat ini, banyak bicara hanya membawa hamba kepada kesalahpahaman, dan diam tanpa senyum membawa hamba pada kesalahpahaman. mengontrol diri dan menjaga fokus, mungkin itu yang tepat untuk hal yang harus hamba ingat dalam keseharian ini.

mungkin dalam hal ini, hamba harus menyesuaikan lingkungan hamba. dimana diam adalah lebih baik dibanding hanya menghasilkan kesalahpahaman dan pikiran negatif bagi orang lain. 

anda, sadarlah kamu hidup didunia nyata dengan berbagai sudut pandang bukan hidup dalam skenario buatanmu. kadang kamu menciptakan skenario drama dalam pikiranmu hingga kamu lupa bahwa kamu ada dalam dunia nyata. 

untuk diriku sendiri. coba jujur kepada dirimu sendiri tentang hal hal yang mungkin disalahpahami orang lain tentang dirimu agar kamu tau dimana letak kesalahan itu. 

untuk diriku aku ingin bertanya padamu, kenapa kamu suka sekali memandang orang lain dengan pandangan lama apakah kamu sadar bahwa itu menggangu atau bahkan bisa disalahpahami orang lain?

untuk diriku, apakah kamu sadar bahwa kamu sering melakukan beberapa hal karena kamu merancangnya menjadi skenario atau drama dalam kepalaku tanpa kamu sadari itu adalah hal yang aneh?

untuk diriku, apakah kamu sadar bahwa kadang berbicara terlalu cepat hingga kamu bingung dengan ucapanmu sendiri?

untuk diriku, apakah kamu sadar bahwa kamu bukan remaja lagi, kamu sudah 30 tahun dan kamu masih kaku dalam bersosialisasi?

untuk diriku, apakah kamu sadar kadang kamu cukup mudah tersinggung dengan pendapat orang lain yang menurutmu menjengkelkan?


Kamis, 30 Oktober 2025

Menikah

 beberapa orang bertanya tentang pernikahan padaku. beberapa orang menyemangatiku, beberapa hanya sekedar bertanya dan beberapa lagi memandang lain. aku tau, aku tak perlu menganggapnya berlebihan. itu adalah hal yang lumrah ditanyakan dan aku paham kondisi sosial seperti ini. aku hanya berusaha menyadarkan diriku terus bahwa aku hanya perlu mengimbanginya. setiap pertanyaan akan selalu ada, selama kita hidup didunia ini. aku merasa untuk saat ini, aku hanya perlu terus menyadarkan diriku untuk sadar tentang apa yang harus ku ucapkan, apa yang harus kulakukan, dan memperbaiki mungkin kesalahan - kesalahan yang telah terjadi karena  ketidak sadaranku.

banyak orang mungkin belum paham tentang yang kualami dan kurasakan. setiap aku mencoba mengingat perkataan dan perbuatan yang telah kulakukan, aku menemukan kesalahan yang mungkin itu membuat orang lain tidak nyaman dan tidak suka. tidak sepenuhnya salahnya, tapi aku menyesali respon yang kulakukan. aku tidak bisa menyalahkan dan menjudge orang lain tentang perbuatannya padaku, karena mungkin ada sisi lain dari diriku yang mungkin tak kusadari membuat mereka bersikap demikian. aku pahami itu. aku memaafkan kesalahan orang lain seperti aku paham kesalahan yang ada dalam diriku. 

jujur saja setelah kejadian dipuskesmas itu, itu sebagai peringatan padaku, bahwa aku harus berhati hati dalam berucap, bersikap dan berpikir. aku harus bisa memilah mana emosi yang wajar dan tak wajar. ketika pikiran negatif itu datang padaku, aku kembali mengingatkan diriku bahwa wajarkah marahku ini? apakah kamu tidak mencoba mengingat kebaikan orang lain? 

yupss. pertanyaan itu yang selalu ku tanamkan dalam pikiranku. saat ini aku hanya berusaha untuk fokus mengendalikan diriku sendiri. mengendalikan pikiran negatifku. mengendalikan mimik wajahku. mengendalikan emosiku. memperbaiki ucapan - ucapanku, kinerjaku dan cara berpikirku.

kembali lagi tentang pernikahan. aku tak ingin berkata bahwa aku tak ingin menikah atau aku tak percaya pada pernikahan. aku tak tau apakah ini kepasrahan. sebenarnya jauh dalam hatiku. aku sedih karena aku perlahan kehilangan diriku yang dulu. anda yang tidak pernah kehilangan rakaat sholatnya dan selalu semangat. semangat itu masih ada, hanya saja beberapa menyadarkanku untuk lebih banyak menerima kenyataan hingga perlahan semangat itu berkurang. 

jika orang bertanya padaku, kapan aku akan menikah? kenapa belum menikah? aku telah paham bahwa pernikahan akan datang pada waktunya. aku tidak trauma dengan diriku, atau trauma apapun, aku hanya sadar pentingnya menikah setelah sadar tentang tujuan pernikahan. apakah aku harus mencari perhatian hanya agar menikah? pernikahan seperti apa yang kuinginkan jika pria - pria yang kutemukan tidak menjawab atau tidak sejalan tentang tujuan pernikahan itu sendiri? haruskah memaksakan yang penting menikah? 

untuk menjelaskan hal sepanjang itu kepada orang yang bertanya tentang pernikahan tentu melelahkan. jujur saja aku tidak begitu memikirkan pendapat orang tentang diriku dikarenakan pernikahan. karna aku tau mereka hanya belum paham tentang isi dikepalaku.

aku ingin menikah. ya tentu saja aku masih ingin menikah. tapi membebani diriku tentang keharusan menikah tentu saja tidak. aku tau kehidupan sosial seperti apa. menghakimi pandangan lingkungan sosial tidak akan menenangkan tentang bebanku belum menikah. yang dapat menenangkanku adalah jodoh itu sudah ditentukan. aku tak menutup diri, beberapa kali aku berusaha. tapi ketika jawabannya selalu belum, maka mungkin itu jawabannya, "Belum". aku tak bisa memaksakan pria untuk menyukaiku dan berupaya, karena ketika kita memaksakan bukan cinta yang didapatkan tapi kebohongan.

jujur saja. aku sudah beberapa kali melewati perbedaan pendapat, perbedaan pemikiran, perbedaan sifat, bahkan hinaan. aku belum sepenuhnya berdamai dengan perbedaan itu, tapi aku mulai sadar bahwa terkadang tak masalah berbeda selama perbedaan itu bukanlah hal yang dosa dan merugikan orang lain. jika banyak orang yang menikah, dan ada orang yang belum menikah, mungkin berbeda, tapi bukanlah hal yang salah. berbeda pendapat dalam memandang hal pun hal yang wajar, selama kita sadar tentang pandangan atau jalan pikiran kita sendiri. semuanya bukan tentang ego tapi menyadari dan menerima perbedaan dengan menyakini sambil mencari kebenaran itu sendiri.

untuk diriku sendiri. pilihlah caramu untuk membahagiakan dirimu tanpa bergantung pada pandangan orang lain, selagi caramu tidak salah. biarkan orang lain menemukan kebahagiaannya sendiri. jika orang menjauh darimu mungkin mereka menemukan kebahagiaan lain yang tidak ditemukan darimu. jika orang kesal padamu, ingat dan sadarkan dirimu tentang seperti apa perbuatanmu sebelumnya, dan pikirkan apakah orang itu wajar atau tidak marah padamu. maafkan orang lain dan fokus pada dirimu. sadar tentang dirimu dan responmu itu lebih penting. 

waktu yang terus berjalan. hilang atau kehilangan. siapkah jika kita yang menghilang didunia ini atau kehilangan orang yang kita cintai.  aku tak bermaksud meremehkan perihal dunia ini, tapi setiap detikpun kita tak bisa menjamin kita akan selalu ada atau tidak, hilang atau kehilangan.

untuk diriku lagi. tolong sadarkan dirimu setiap hari. aku tau sekarang cukup berat untuk melangkah lebih dekat lagi, tapi aku yakin kamu adalah dirimu yang dulu. kamu paham siapa dirimu. walaupun mungkin wajahmu penuh kesedihan dan kemurungan tapi kamu adalah orang yang tak ingin melihat orang lain bersedih. kamu bertahan untuk menghadapi badai badai sebelumnya yang tak kalah berat. mungkin kamu tak sekuat dan seceria dulu, tapi perlahan kamu mengenal ujian - ujianmu sebelumnya. aku tau tak mudah untuk menemukan jawaban untuk semua hal yang telah terjadi. mencoba memahami diri sendiri yang dulu dan sekarang.

Minggu, 26 Oktober 2025

Layak

 beberapa kali kejadian membuatku bertanya tentang diriku sendiri. tentang layak kah diriku untuk mendapatkan cinta. beberapa kali aku berusaha menyadarkan diriku tentang kurangnya diriku. rasanya timbul dalam pikiranku ini tentang bagaimana jika aku tak menemukannya? mungkin tidak begitu buruk jika aku menghabiskannya dengan cukup berusaha baik kepada orang lain. 

setiap kali aku berusaha membuka hati lagi, dan tiap kali yang datang membuatku kembali mempertanyakan diriku lagi. dan hal itu yang membuatku tak ingin merasakan hal itu lagi. 

aku berusaha untuk menyemangati diriku sendiri, mencintai diriku sendiri, tapi beberapa orang dengan mudah membuatku ragu terhadap diriku sendiri. haruskah aku membuka hatiku lagi? 

dalam lamunanku, kadang aku ingin waktu berhenti sejenak. aku ingin menghabiskan waktu itu untuk tidur beberapa hari, membawa jiwaku berlalu lalang dalam dunia mimpi. sejujurnya aku tak cukup banyak ambisi. aku tak tau apakah aku kehilangan motivasi, kehilangan diriku sendiri, mati rasa, atau kosong. 

kadang aku hanya ingin pergi dari dunia ini dengan tenang. tanpa meninggalkan benci dari siapapun, tanpa menyakiti siapapun. untuk saat ini, aku sangat bersyukur aku masih memiliki mama. aku masih memiliki semangat dihidupku, tujuan hidupku. selama masih ada mama, maka hidupku akan baik baik saja. mama tolong hidup lebih lama. Ya Allah tolong hidupkan lebih lama mama hamba. 

jika uang bukanlah masalah. aku ingin hidup dalam ketenangan, menjauh, sederhana, dan ada mama didalamnya. 

berkali kali aku membuka hati, tapi mereka dengan mudahnya menyakiti hatiku seenak hatinya, hingga akhirnya aku kembali menyembuhkan luka itu. berkali kali menyembuhkan hingga akhirnya aku tak ada ingin lagi terlalu mencintai dan berharap. bahkan segala sesuatu yang pahitpun aku anggap tak ada rasa, dan tak terjadi apa apa.

Ya Allah, tolong buat hamba untuk selalu sadar dengan segala perbuatan hamba. kejadian itu membuat hamba selalu berkali kali mengingat, apa yang telah hamba lakukan setiap harinya. apakah hari ini sikap hamba normal atau mungkin tidak wajar. sungguh aku bingung, ketika aku memilih diam untuk tidak berkata kata menyinggung, tapi ketika diam pikiranku membawa diriku kedalam berbagai hal. Ya Allah, hamba bingung dengan diri hamba. motivasi itu tidak sebesar dulu, ingatan hamba tidak sebagus dulu.


Senin, 30 Juni 2025

Tentang cinta

 untuk hidupku yang belum menemukan cintanya, kadang aku bertanya" apakah cinta itu akan menemukanku? apakah aku akan mendapatkan cinta yang tulus itu? aku berusaha untuk tidak insecure pada diriku tapi pria - pria yang mengenalkku tidak punya keberanian untuk mendekatiku lebih dekat. apa yang salah denganku? sudahlah, mungkin suatu saat nanti aku akan pergi kesuatu tempat dimana aku tidak perlu begitu khawatir tentang percintaanku.

dan ketika aku sadar, aku berpikir, cinta seperti apa yang kuinginkan jika bukan waktunya? apakah kamu tidak melihat kegagalan kegagalan itu? bahkan banyak perceraian saat itu. kenapa kamu begitu ingin, apakah hanya sekedar tuntutan sosial atau kamu memang sudah siap?


Minggu, 27 April 2025

Tentang diriku

 Helloooo

untuk dirimu, bagaimana kabar dirimu sendiri? sepertinya akhir akhir ini keluargamu baik - baik saja. tapi aku melihat dan merasa tak ada yang berbeda darimu. sebenarnya aku tau apa yang kamu rasakan. aku tau kamu kesepian kan? aku tau kamu membutuhkan seseorang yang ada dalam pikiranmu itu kan? kamu berpikir dia memikirkanmu juga kan?

kamu tau, kamu terlalu banyak hidup dalam dunia pikirmu. hingga suatu waktu kamu tidak bisa membedakan mana kenyataan dan mana alam pikirmu. apakah kamu pikir kamu adalah orang yang baik - baik saja? 

berapa lama waktu kamu habiskan hari ini hanya untuk tidur, main hp dan rebahan tak jelas? kamu tau, sebenarnya kamu merasa selalu cantik dan kesal ketika orang lain tidak menganggapmu cantik. kamu lupa kalau tidak dibully itu sudah cukup bagimu.

kamu juga tau, kamu sudah tua untuk bisa mengontol emosi dan kekecewaanmu. kenapa kamu bersikap seperti masih anak remaja yang membutuhkan validasi dan kasih sayang? 

Andaa, sadarlah kamu sudah cukup tua untuk bisa bersikap bijaksana. kamu harus terus berlatih untuk berbasa - basi dalam berbagai hal. dan kamu sangat tau bahwa wajahmu harus terus dilatih untuk tidak mudah menampakkan kekesalan. kamu tidak hidup sendirian didunia ini. 

Andaaa, sadarlah bahwa kamu harus melupakan beberapa orang yang tidak nyata dalam hidupmu. sadarlah bahwa dia tidak benar - benar menyukaimu. itu hanya rasa senangmu karna mungkin dia memberikan sinyal - sinyal suka padamu, dan kamu tau rasa suka itu bisa ke beberapa orang. apa yang kamu harapkan? lupakan dia, terutama pada dokter itu. kamu tau dia sudah memiliki pasangan, jadi hargai pasangannya dengan tidak memberi sinyal perhatian padanya. dan pada dia, kamu tau bagaimana dia memperhatikan seseorang, apa yang dia lakukan padamu sama halnya dia lakukan pada orang lain, jadi berhenti berpikir bahwa kamu special baginya. 

apa lagi yang ingin kamu sampaikan?

Andaa, kamu tau kamu tidak benar - benar dekat dengan kakakmu. kamu sangat tau bahwa dia  membutuhkan perhatianmu juga. aku tau sedalam apa luka yang dia berikan padamu. aku tau bahkan bertemu dengannya pun kamu sebenarnya masih takut. saat berbicara dengannya kamu masih sangat segan dan khawatir bahwa dia akan marah lagi. aku tau dia lah yang membuatmu selalu cemas dan takut. aku tau dalam hatimu sebenarnya kamu ingin dia tinggal dirumah yang lain kan? walaupun begitu, kamu sebenarnya kasihan dan menyayanginya juga.

Andaa, aku ingin saat ini kamu fokus pada dirimu sendiri. belajar banyak hal yang bisa membuat dirimu lebih pintar dan baik. lakukan beberapa hal yang bisa memperbaiki fisik dan emosimu. entah apa yang terjadi, entah kamu akan menjadi apa, entah kemana arah tujuanmu nanti, kamu sudah berusaha untuk memperbaikinya. 

Andaa, kamu tau, bahwa kamu mencintai dirimu karnanya kamu masih bertahan hingga saat ini. kamu hanya sering lalai padamu sendiri. 

Andaa, kamu berhak mencintai dan menyayangi dirimu sendiri.

Rabu, 26 Maret 2025

Obsesi dan validasi

 entah bagaimana menjelaskannya. dan jika aku bisa berkata jujur, aku membenci diriku sendiri. aku benci ketika terbesit sikap iri dalam hatiku. aku benci ketika aku berharap semua orang akan menyukaiku. aku benci ketika aku sedih ketika aku merasa tidak sebaik yang lain. aku benci mengakuinya, bahwa aku ingin menjadi wanita cantik yang disukai banyak pria. aku butuh dicintai dan dikagumi. 

setelah beberapa tahun mengalami bully disekolah. aku hanya berharap menjadi wanita cantik dan cerdas. aku ingin dipuji banyak pria, karena yang ku terima selama ini adalah ejekan dan hinaan. salahkan jika aku sangat bahagia jika aku berharap menerima pujian atau layak dicintai?

aku benci perasaan ini muncul lagi. aku tak suka sikap iri ini hadir dikepalaku. aku benci ketika aku mulai membenci diriku sendiri, aku benci ketika aku mulai menjadi seseorang yang rendah diri lagi. dan ketika itu semua terjadi aku ingin berdiam diri, tak ingin berjumpa dengan siapapun karena tanpa bertemu dengan siapapun aku takkan memikirkan pendapat orang lain dan mencari validasi dari orang lain. aku hanya ingin dengan diriku sendiri dan menyadarkan diriku, bahwa bersikaplah normal. cantik atau tidaknya dirimu tergantung siapa yang melihatmu. berhentilah untuk berharap pada manusia dan menganggap dirimu istimewa bagi orang lain. fokuslah menjadi orang yang baik, murah senyum, dan mengejar impianmu.

tak peduli bagaimana orang menilaimu berbusana lah yang rapi, bersih dan berwarna. fokus dengan dirimu menjadi wanita yang tenang, bijaksana dan pembelajar. senyumlah jika berjumpa dengan orang lain siapapun. kamu cukup menjadi wanita yang normal, ramah dan selalu sadar. 

Minggu, 09 Maret 2025

PMS / Bipolar

2 hari ini aku menyadari bahwa kejadian 2 bulan lalu cukup memalukan bagiku. aku mencoba mengingat yang telah kulakukan dan tanpa kusadari kejadian itu cukup memalukan. aku benar - benar menyesal membeli vitamin dan penambah darah itu. bukan hanya gatal - gatal yang muncul diseluruh tubuhku, tapi emosi dan moodku sangat dipengaruhinya.

2 bulan lalu. tepat tanggal 31 Desember 2024. sepertinya 4 hari setelah aku kembali dari rumah. sebenarnya tidak ada terpikir diriku untuk pergi kepuskesmas, tapi mama dan kakakku menyarankanku untuk pergi kepuskesmas untuk mengecek gatal - gatalku yang terlihat cukup parah dan mengerikan. Sebenarnya aku sudah menghentikan meminum vitamin dan obat itu selama seminggu lamanya, tapi gatal gatal itu tak kunjung sembuh. aku cukup depresi memikirkan gatal gatal disekujur tubuhku, karena selain gatal itu juga mengganggu penampilanku.

Akhirnya aku pergi kepuskesmas dan berpikir bahwa aku alergi obat. sesampainya disana aku dilayani dengan baik, diperiksa tekanan darahku serta keluhanku. aku menunggu untuk diperiksa lebih dalam oleh dokter umum. sebelumnya aku bertemu dengan teman smk ku, kami mengobrol sebentar hingga dia pindah keruangan lain. Beberapa menit kemudian, namaku akhirnya dipanggil. ku lontarkan senyum lebarku ke dokter pria itu, sayangnya dokter itu memakai masker hingga aku hanya bisa melihat matanya saja.

5 menit awal semuanya berjalan baik baik saja, aku mendengarnya dengan baik dengan kesadaran penuh. menit selanjutnya ketika dokter mengatakan bahwa penyakit gatal - gatalku itu tidak ada obat dan tidak akan sembuh. hatiku langsung tergoncang dan mataku mulai berkaca - kaca. ku tahan air mataku untuk tidak tumpah dari mataku dan menahan diriku untuk semakin menangis. mnmnmnmnmnmnmnmnm

Senin, 03 Maret 2025

Maafkan aku

 Entah apa yang terjadi dalam pikiranku. sudah 3 hari ini, aku sulit tidur dan berusaha mencari tau tentang dirimu. tapi aku tak mendapatkan sedikitpun hal tentang dirimu. sebaiknya aku akhiri malam ini memikirkanmu. aku tak ingin ini mengganggu pikiranku lagi. aku sudah cukup tenang tidak memikirkan tentang percintaan dan aku memohon kepada Tuhan untuk membuatku jatuh cinta kepada jodohku saja. setiap aku merasakan jatuh cinta, aku hanya membatin dalam diri dan selalu bertanya tanya dan menghayalkan antara kita. 

Yaa Allah, hamba lelah jatuh cinta seperti ini. ini mengganggu tidur hamba, pikiran hamba dan konsentrasi hamba. hamba tak ingin seperti ini yaa Allah. kejadian itu sudah berlangsung lama tapi kenapa hamba baru memikirkannya sekarang? apa yang sebenarnya terjadi?

maafkan aku jika aku mengganggumu. maafkan keangkuhanku. maafkan ketidaksopananku. maafkan jika aku terlihat menyukaimu. maafkan jika aku membuatmu risih. maafkan aku jika aku tidak menghargaimu. maafkan aku jika mengecewakanmu. maafkan aku jika tidak memberikan kesan yang baik untukmu. 

mungkin aku belum pantas untuk dicintai. aku belum cukup tenang untuk menghadapi emosi pria, aku belum siap membendung perasaanku, aku masih mempermainkan perasaanku sendiri, aku masih sering berkelana dihalayanku dan memasukkannya kedalam kehidupan nyataku. 

aku berdoa kepada Allah untuk memudahkan langkahmu menemukan kesuksesanmu. menemukan kebahagiaanmu, dan impianmu. aku akan memulai lagi mengosongkan rasa cinta dalam hatiku. perlahan melupakan dan mengikhlaskanmu, hanya melihat dari kejauhan dan tersenyum dengan harapan agar kau selalu tersenyum dan bahagia.


Minggu, 23 Februari 2025

Sadar Diri

 Aku cukup sadar diri untuk tidak berharap lebih padamu. tapi salahkah jika aku sekedar mengagumimu. sudahlah dari awal juga aku tidak mengharapkan apapun. lalu jika bersikap acuh padaku, aku tidak kaget dengan hal itu. tapi melihatmu memberikan warna dalam hidupku. 

sudahlah, aku berharap untuk tidak bertemu denganmu lagi. biarkan waktu membuatku lupa tentangmu. aku sudah pernah melewati masa itu, dan aku bisa menghilangkan perasaaan itu. sebenarnya aku tidak ingin mengulang rasa ini, tapi masih saja aku mengulangi kebodohan ini.

Ya Allah, maafkan hamba yang sering berharap pada manusia dan lalai untuk meminta padaMu. Ya Allah, hamba mohon hamba ingin jatuh cinta hanya kepada jodoh hamba, jangan biarkan hamba berharap dan jatuh cinta pada pria yang bukan jodoh hamba ya Allah. hamba tak ingin tersakiti dengan harapan hamba sendiri. 

baiklah, mulai hari ini aku hapuskan perasaanku pada siapapun. dan hanya menerima yang benar - benar menginginkanku. aku hapus perasaaanku untuk pria yang hanya memberikan mixed signal padaku, fokus pada pekerjaanku dan menikmati waktu dengan orang - orang yang menyayangiku. 

Senin, 17 Februari 2025

lupakan

 entah apa yang ada dalam pikiran wanita satu ini. kenapa aku masih mengharapkan pak dokter itu??? hellowww sadar diri please. apalah kau ini andaaaa. 

hmmm, kesenangan seperti ini kah yang kamu inginkan, hanya harapan tak jelas dan hayalan. apa yang kamu harapkan dari pertemuan singkat itu andaa? bahkan kamu tenggelam dengan sinyal sinyal palsu buatanmu sendiri. sadarlah seperti apa dirimu