Total Tayangan Halaman

Rabu, 26 Maret 2025

Obsesi dan validasi

 entah bagaimana menjelaskannya. dan jika aku bisa berkata jujur, aku membenci diriku sendiri. aku benci ketika terbesit sikap iri dalam hatiku. aku benci ketika aku berharap semua orang akan menyukaiku. aku benci ketika aku sedih ketika aku merasa tidak sebaik yang lain. aku benci mengakuinya, bahwa aku ingin menjadi wanita cantik yang disukai banyak pria. aku butuh dicintai dan dikagumi. 

setelah beberapa tahun mengalami bully disekolah. aku hanya berharap menjadi wanita cantik dan cerdas. aku ingin dipuji banyak pria, karena yang ku terima selama ini adalah ejekan dan hinaan. salahkan jika aku sangat bahagia jika aku berharap menerima pujian atau layak dicintai?

aku benci perasaan ini muncul lagi. aku tak suka sikap iri ini hadir dikepalaku. aku benci ketika aku mulai membenci diriku sendiri, aku benci ketika aku mulai menjadi seseorang yang rendah diri lagi. dan ketika itu semua terjadi aku ingin berdiam diri, tak ingin berjumpa dengan siapapun karena tanpa bertemu dengan siapapun aku takkan memikirkan pendapat orang lain dan mencari validasi dari orang lain. aku hanya ingin dengan diriku sendiri dan menyadarkan diriku, bahwa bersikaplah normal. cantik atau tidaknya dirimu tergantung siapa yang melihatmu. berhentilah untuk berharap pada manusia dan menganggap dirimu istimewa bagi orang lain. fokuslah menjadi orang yang baik, murah senyum, dan mengejar impianmu.

tak peduli bagaimana orang menilaimu berbusana lah yang rapi, bersih dan berwarna. fokus dengan dirimu menjadi wanita yang tenang, bijaksana dan pembelajar. senyumlah jika berjumpa dengan orang lain siapapun. kamu cukup menjadi wanita yang normal, ramah dan selalu sadar. 

Minggu, 09 Maret 2025

PMS / Bipolar

2 hari ini aku menyadari bahwa kejadian 2 bulan lalu cukup memalukan bagiku. aku mencoba mengingat yang telah kulakukan dan tanpa kusadari kejadian itu cukup memalukan. aku benar - benar menyesal membeli vitamin dan penambah darah itu. bukan hanya gatal - gatal yang muncul diseluruh tubuhku, tapi emosi dan moodku sangat dipengaruhinya.

2 bulan lalu. tepat tanggal 31 Desember 2024. sepertinya 4 hari setelah aku kembali dari rumah. sebenarnya tidak ada terpikir diriku untuk pergi kepuskesmas, tapi mama dan kakakku menyarankanku untuk pergi kepuskesmas untuk mengecek gatal - gatalku yang terlihat cukup parah dan mengerikan. Sebenarnya aku sudah menghentikan meminum vitamin dan obat itu selama seminggu lamanya, tapi gatal gatal itu tak kunjung sembuh. aku cukup depresi memikirkan gatal gatal disekujur tubuhku, karena selain gatal itu juga mengganggu penampilanku.

Akhirnya aku pergi kepuskesmas dan berpikir bahwa aku alergi obat. sesampainya disana aku dilayani dengan baik, diperiksa tekanan darahku serta keluhanku. aku menunggu untuk diperiksa lebih dalam oleh dokter umum. sebelumnya aku bertemu dengan teman smk ku, kami mengobrol sebentar hingga dia pindah keruangan lain. Beberapa menit kemudian, namaku akhirnya dipanggil. ku lontarkan senyum lebarku ke dokter pria itu, sayangnya dokter itu memakai masker hingga aku hanya bisa melihat matanya saja.

5 menit awal semuanya berjalan baik baik saja, aku mendengarnya dengan baik dengan kesadaran penuh. menit selanjutnya ketika dokter mengatakan bahwa penyakit gatal - gatalku itu tidak ada obat dan tidak akan sembuh. hatiku langsung tergoncang dan mataku mulai berkaca - kaca. ku tahan air mataku untuk tidak tumpah dari mataku dan menahan diriku untuk semakin menangis. mnmnmnmnmnmnmnmnm

Senin, 03 Maret 2025

Maafkan aku

 Entah apa yang terjadi dalam pikiranku. sudah 3 hari ini, aku sulit tidur dan berusaha mencari tau tentang dirimu. tapi aku tak mendapatkan sedikitpun hal tentang dirimu. sebaiknya aku akhiri malam ini memikirkanmu. aku tak ingin ini mengganggu pikiranku lagi. aku sudah cukup tenang tidak memikirkan tentang percintaan dan aku memohon kepada Tuhan untuk membuatku jatuh cinta kepada jodohku saja. setiap aku merasakan jatuh cinta, aku hanya membatin dalam diri dan selalu bertanya tanya dan menghayalkan antara kita. 

Yaa Allah, hamba lelah jatuh cinta seperti ini. ini mengganggu tidur hamba, pikiran hamba dan konsentrasi hamba. hamba tak ingin seperti ini yaa Allah. kejadian itu sudah berlangsung lama tapi kenapa hamba baru memikirkannya sekarang? apa yang sebenarnya terjadi?

maafkan aku jika aku mengganggumu. maafkan keangkuhanku. maafkan ketidaksopananku. maafkan jika aku terlihat menyukaimu. maafkan jika aku membuatmu risih. maafkan aku jika aku tidak menghargaimu. maafkan aku jika mengecewakanmu. maafkan aku jika tidak memberikan kesan yang baik untukmu. 

mungkin aku belum pantas untuk dicintai. aku belum cukup tenang untuk menghadapi emosi pria, aku belum siap membendung perasaanku, aku masih mempermainkan perasaanku sendiri, aku masih sering berkelana dihalayanku dan memasukkannya kedalam kehidupan nyataku. 

aku berdoa kepada Allah untuk memudahkan langkahmu menemukan kesuksesanmu. menemukan kebahagiaanmu, dan impianmu. aku akan memulai lagi mengosongkan rasa cinta dalam hatiku. perlahan melupakan dan mengikhlaskanmu, hanya melihat dari kejauhan dan tersenyum dengan harapan agar kau selalu tersenyum dan bahagia.