Total Tayangan Halaman

Senin, 30 Agustus 2021

Jalan hidupku

 Yaa Allah, bagaimana jalan hidupku kedepannya? sudah dua bulan hamba bekerja di tempat kerja yang baru. kegiatan yang baru, bertemu orang - orang yang baru. Yaa Allah, hamba tak tau apa gerangan dibalik semua hal yang terjadi pada hamba. 2020 - 2021 ini merupakan tahun yang cukup berat. banyak hal yang terjadi yang pernah ku kira sebelumnya. semua hal yang terjadi seperti membentukku menjadi pribadi yang baru. kehilangan orang yang kucintai, kehilangan pekerjaan, kehilangan teman, setiap malam ku lalui dengan tangisan dalam diam, menahan amarah dan emosi, berusaha mengalah, berusaha menerima keadaan, hingga sampai saat ini aku telah melaluinya. sebenarnya tak ada yang berubah dariku. aku hanya bisa lebih ikhlas, menerima keadaan, memaafkan kesalahan, dan hanya berusaha mengerjakan yang diberikan dengan baik dan benar. tidak ada rasa iri, tidak ada rasa ingin lebih baik, walau kadang timbul rasa insecure, tapi aku selalu berusaha menyadarkan diriku, inilah yang terbaik dan tetaplah berusaha yang terbaik. setiap orang punya proses dan progressnya masing - masing.

aku ikhlas jika orang membenciku, aku bahagia jika orang lain menyukaiku. berusaha memaafkan orang lain, memaafkan diri sendiri, dan berproseslah menjadi lebih baik. berhasil atau tidak. aku sudah berusaha lebih baik. aku hanya lebih ikhlas bahwa tidak ada yang abadi didunia ini. semua akan berakhir. sedih dan bahagialah secukupnya.

aku pernah berdoa agar aku menjadi wanita yang lebih cerdas, bisa bersosialisasi dan bijaksana. mungkin ini adalah jalan agar aku bisa menjadi wanita seperti yang kuinginkan. kurangi mengeluh dan nikmati setiap prosesnya. waktu terus berputar, perubahan akan selalu terjadi. tidak ada yang sempurna. 

kadang aku hanya berpikir, apa rencana Allah kedepannya. yang selalu kusyukuri hingga saat ini adalah aku masih memiliki seorang ibu yang masih dalam keadaan sehat, keluarga yang baik. tidak ada utang yang besar. semua itu belum tentu masih ada besok. kemana  rencana Allah akan membawaku, aku tak pernah tau. tapi aku yakin Allah mencintaiku, dan Allah yang paling mengetahui yang terbaik bagiku.

aku berdoa kepada Allah agar jangan biarkan aku menjadi manusia pembenci dan pendengki. biarkanlah orang lain membencimu dan menyakitimu. begitulah manusia. tetaplah berusaha menjadi orang yang baik, jika Rasulullah saja yang begitu baik tetap saja ada yang membenci apalagi aku manusia yang jauh dari sempurna. 

untuk kamu, Akib Oasif Sikder. aku tak bisa membohongi perasaanku. aku masih begitu mengharapkanmu. memimpikanmu disetiap malamku, menghadirkanmu dalam lamunanku. tapi setiap kali aku mengingat bagaimana caramu menyakitiku, dan kebodohan yang kulakukan untukmu, aku menangis dan menyalahkan diriku sendiri. aku mencintaimu tapi aku juga membencimu. namun rasa cintaku lebih besar dibanding rasa benciku. kadang aku ingin kamu merasakan apa yang kurasakan, aku ingin kamu menderita karena seseorang yang sangat kamu cintai, aku ingin kamu tersakiti seperti aku yang tersakiti, aku ingin kamu merindukanku seperti aku merindukanmu. tapi, rasa cintaku berkata padaku. apakah kamu benar - benar mencintainya? seseorang yang benar - benar mencintai tak akan pernah menyakiti orang yang dicintainya. biarkanlah dia lebih bahagia, menemukan kebahagiaannya. doakanlah agar dia lebih bahagia. semua doa yang baik akan kembali padamu. 

aku mencintaimu babe...aku sangat mencintaimu. berkali - kali kamu menyakitiku, tak pernah bisa mengubah rasa cintaku. bahagialah. aku tak akan mengganggumu. jika kamu membutuhkanku, kamu bisa menghubungiku. biarkan aku menyimpan kehidupanku sendiri. menyimpan rasa rinduku sendiri, membangun hidupku yang baru sendiri. biarkan waktu yang menyembuhkan luka. biarkan waktu yang menjawab segala pertanyaan tentang jalan hidupku. aku pasrah dengan segala rencana Allah padaku. 

aku tak tau, lebih cepat mana ajalku atau jodohku yang datang. Aku hanya berharap tak ada penyesalan saat aku telah ditiada nanti.

Kamis, 26 Agustus 2021

Sadar diri

aku tak mengerti, mengapa aku sebodoh ini. aku membenci diriku sendiri yang sampai sejauh ini, selama ini masih saja memikirkannya. apa sebenarnya yang ku tunggu. aku membenci perasaan ini. perasaan ini melemahkanku. aku benci masih berharap padanya. aku ingin lepas darinya yaa Allah. hamba ingin lepas dari berharap dan memikirkannya. setiap hamba memikirkannya, hamba tersakiti ketika menyadari bahwa hamba hanyalah orang asing baginya. disisi lain juga hamba membenci kebodohan diri hamba. mengapa hamba bisa mencintai seseorang yang begitu jauh, berbeda benua, berbeda umur, berbeda kasta, dan tak sadar diri dengan segala kekurangan yang hamba miliki. hamba berulang - ulang kali menyadarkan diri hamba, tapi pikiran hamba tak bisa lepas darinya. kadang hamba berpikir siapa kah gerangan yang akan menerima wanita yang penuh dengan kekurangan ini sebagai istrinya? adakah pria yang menyukai hamba? maafkan hamba Yaa Allah, kadang hamba merasa tidak secantik wanita lain, tak ada kelebihan apapun yang hamba miliki. bahkan disaat umur seperti ini, hamba masih bingung dengan jalan hidup hamba. 

Yaa Allah, apa gerangan rencanaMu pada diri hamba ini. mampukan hamba untuk selalu mengingatMu dan bersyukur. karena tanpaMu hamba hanyalah mahluk yang sangat lemah yaa Allah.

Selasa, 17 Agustus 2021

Aku tak ingin perasaan ini muncul lagi

 Ya Allah.., kenapa perasaan ini muncul lg malam ini. hamba sangat merindukannya. malam ini mengapa terasa sangat hampa. kenapa aku mencintai pria yang tidak mencintaiku. sudah selama ini dan dia tak mencariku. aku kangen banget sama kamu babe, please pergi dari ingatan aku. aku sudah berusaha selama ini dan setiap malam aku ngak ada berhentinya mikirin kamu. padahal kisah cinta kita ngak ada apa - apanya. ketemu ngak pernah, sering komunikasi cuman 5 bulanan. setelah itu cuman saling nahan rindu. 

setiap aku kangen sama kamu, aku selalu nyadarkan diri aku, kalau kamu ngak mungkin cinta sama perempuan kaya aku. pendek, gemuk, ngak cantik. ngak ada yang lebih dari diri aku. aku punya tubuh yang sempurna tidak ada yang cacat, tapi aku ngak secantik wanita yang lain. aku ngak tinggi, aku ngak cantik, aku gemuk, aku ngak pintar, aku juga ngak sholehah juga. apa yang lebih dari diri ku ini? aku cuman berpikir apa ada yah cowok yang mau sama aku? 

Ya Allah, pertemukan hamba dengan jodoh hamba. hamba ingin memeluk seseorang ketika hamba sedih. yang bisa perhatian kepada hamba setiap hari, menyayangi hamba sepenuh hati dan menjadikan hamba menjadi salah satu orang yang paling disayanginya. mampukan hamba melupakan akib oasif sikder yaa Allah.., hamba lelah memikirkannya setiap hari. lepaskan hampa dari bayang - bayangnya yaa Allah. 

Kuatkan hamba yaa Allah.., 

Hamba lemah tanpaMu..,

Mampukan hamba menjadi hambaMu yang lebih baik kedepannya..

menjadi muslimah yang  lebih cantik fisiknya, akhlaknya, agamanya..

Aamiin yaa Allah...


Selasa, 10 Agustus 2021

1 Muharram 1443 H. Hijrah menuju lebih baik

Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepada hamba yang penuh dengan kelemahan ini hidup. Hamba yang masih mudah terpengaruh dengan permainan dunia, tergoda dengan kemalasan dan tak jarang berprasangka buruk terhadap orang lain. Allah masih memberikan kesempatan pada hamba ini memiliki keluarga yang masih lengkap dan sehat. melihat kakak dan adik - adik yang semakin baik. mungkin uang yang kumiliki tak lebih banyak dari sebelumnya, tapi ketika melihat adik - adik yang ku lihat semakin sholih, bagiku itu adalah nikmat yang besar. melihat adik - adik yang semakin sholih, ibu yang masih sehat yang walaupun kadang kambuh sakitnya, dan kakak yang sudah lebih lembut hatinya. ini semuanya karna jalan dan rencana dari Allah. 

melalui semua hal ini memanglah tak mudah. banyak air mata, kesakitan, kelelahan dan tentunya kesabaran. aku hanya selalu berusaha menyadarkan diriku tentang kematian, karena tidak ada yang lebih membuatku sadar selain mengingat kematian. suatu saat nanti, hanya menunggu jadwal, aku akan menyusul orang - orang yang telah mati sebelumku. membayangkan diri seorang diri didalam tanah yang sempit, gelap, dan lembab, berteman dengan hewan - hewan bawah tanah yang selama didunia aku gelikan. yaa, semua orang akan mengalami semua itu, berpisah dengan kehidupan didunia ini. saat ini dunia nyata dan akhirat hanyalah mimpi, namun saat mati, dunia ini seperti mimpi dan akhiratlah yang nyata. jika mengingat kematian rasanya, sepertinya aku masih sangat takut. bukan hanya karena rasa sakit yang mendera tapi, aku takut jika dosaku lebih banyak dibanding amalku. dan diakhirat nanti tiada batas waktu, yang ada hanyalah keabadian, tiada tempat untuk merenung, semua akan mendapatkan balasan dari setiap perbuatan. 

besok adalah tahun baru Hijriah. entah aku merasa diriku masih sering lalai akan kewajiban sebagai hamba. masih sering melakukan hal - hal yang tak bermanfaat, membuang - buang waktu, menunda - nunda pekerjaan dan masih suka terburu - buru dalam melakukan pekerjaan. Sebenarnya aku malu jika aku menshare tentang makna hijrah, karena aku sadar, diriku pun belum lebih baik dari sebelumnya. yang membedakan diriku yang sekarang dengan yang dulu adalah mungkin sekarang aku lebih tenang, tapi selain itu diriku masih sama, kurang bersyukur dan berpikir hal negatif terhadap diri sendiri dan orang lain.  aku masih berusaha untuk mencintai segala hal yang kumiliki dan bijaksana dalam bersikap. 

bagaimana dengan perasaanku? yah, aku masih memikirkan seseorang yang kutemui di tahun 2019. mungkin rasa memiliki itu sudah tak sebesar dulu, tapi rasa rindu itu masih ada, memory itu masih kuat dikepalaku, bahkan bulan lalu aku sempat memimpikannya lagi. entah, mengapa dia begitu sulit untuk dilupakan, padahal aku sadar dengan segala perbedaan yang ada. tapi kadang aku masih berpikir, mungkin dia juga merindukanku, mungkin dia juga mencintaiku, mungkin dia juga sulit untuk melupakanku, dan kadang hayalanku adalah mungkin dia sedang berusaha agar bisa bertemu denganku secara nyata. sungguh indah hayalan ini. tapi semua itu terbantahkan. yaitu jika dia mencintaiku seharusnya dia membuang egonya dan menghubungiku. tapi egonya begitu besar atau mungkin memang tak pernah ada cinta untukku darinya. aku tak tau, berapa lama rasa ini akan hilang seluruhnya, aku hanya lelah menahan rindu dan berharap untuk seseorang yang ku sadari tak pernah mencintaiku. 

umurku yang sudah tak semakin muda, bahkan aku sudah cukup tua. aku malu, mengapa aku bisa jatuh cinta dengannya. aku malu, aku seperti wanita tua yang berharap cinta kepada pria yang lebih muda. dan yang lebih menyakitkan, dia menyukai wanita yang lebih muda. dan memang pria menyukai wanita yang lebih muda. aku seperti wanita tua yang tak tau malu. mengatakan hal ini cukup menguras hati, berkali - kali menyadarkan diri. sudahi kebodohan ini, sudahi hayalan kosong ini, kuatkan keyakinanmu bahwa Allah telah menyiapkan yang terbaik. 

maafkan dia yang menyakitimu, maafkan diri sendiri, terima kekurangan diri untuk menjadi penyemangat diri agar lebih baik. cukup ingat bahwa hidup didunia ini sederhana, lakukan yang benar dan baik.