Total Tayangan Halaman

Selasa, 09 Desember 2025

Lelah

 Ya Allah, ampuni hambamu ini. hamba sulit untuk tidur lagi. mungkin karena hamba minum kopi. Yaa Tuhan, apakah hamba masih normal? Yaa tuhan, kenapa hamba seperti semakin jauh darimu? Yaa Tuhan, apakah hamba masih layak untuk dicintai? yaa Tuhan, hamba lelah. Yaa Tuhan hamba tak tau kemana arah hidup hamba. 

Yaa tuhan perasaan macam apa ini? hamba bingung, lelah dan merasa tak layak. 

Andaa, please hargai dirimu dengan bersikap tenang dalam kondisi apapun. bersikap tenang dan normal. 

Senin, 08 Desember 2025

Tulus dan tak ada rasa

 Beberapa kali aku berharap dan bermimpi tentang cinta yang ku dambakan. hidup bersama seseorang yang kucintai dan juga mencintaiku. hidup dalam kasih sayang dan romantisme. tapi saat ini seperti berbalik arah. aku masih percaya dengan cinta dan ketulusan. tapi entah hanya beberapa orang yang memilikinya. 

beberapa orang salah paham tentangku. aku memang butuh cinta tapi aku tak mudah jatuh karena cinta. aku memang pernah sakit karena cintaku tapi aku selalu bangkit setelahnya. aku tak menghalangi kebenaran yang seharusnya, aku tak mengelak tentang kesalahanku. aku tak mentolerir kesalahanku, tapi bukan untuk menghakiminya. 

kadang aku berpikir entah seperti apa sebenarnya kehidupan ini. kadang aku berpikir tentang hidup didunia lain, tapi aku ragu, apakah disana lebih baik atau malah lebih buruk dari saat ini. dan hidup di saat ini seperti tak tau arahnya. orang - orang mulai menilai kemana arahku, hidupku, dan menilai masa depanku. bahkan aku sendiripun hanya sekedar menjalani hidup ini.

jika aku bisa kesuatu tempat dan memulai hidup disana tanpa opini orang lain tentangku mungkin itu lebih baik. apa aku harus bersiap untuk hal itu? ya. mungkin aku harus menyiapkannya.

entah kemana hidup akan membawaku, aku berharap aku tak merugikan orang lain, berjalan dijalan yang lurus. aku hanya butuh tegar menghadapi manusia saat ini. bukankah hidup hanya sesaat? 


Minggu, 07 Desember 2025

Tentangmu

 Sudah sekian tahun berlalu. dua hari yang lalu aku memimpikanmu. aku bermimpi kamu mengirimiku pesan lagi. aku lupa seperti apa mimpi itu, tapi yang jelas aku memimpikanmu. kenapa kau hadir lagi dimimpiku? jujur saja aku sudah tidak ada rasa lagi padamu, namun kenangan ketika kita saling berbicara itu tak bisa kulupakan tentunya. 

kau tau betapa sulitnya aku melupakanmu? aku pernah menangis ditengah malam hanya untuk bisa melupakanmu. aku serahkan segala kesepian dan kesedihanku dalam tulisan dan doaku. hingga akhirnya kini aku sudah benar - benar bisa menghilangkan rasa cinta itu padamu. aku tak menyesali rasa cintaku padamu dulu, karna usahaku menghilangkan rasa cinta itu membuatku sadar bahwa mencintai yang berlebihan itu tak baik. aku lebih belajar untuk ikhlas dan berpasrah. 

sejujurnya saat ini aku tak paham bagaimana kedepannya. aku belum menemukan cinta yang berjuang untukku atau mungkin memang tidak ada cinta itu. aku tak tau harus berkata apa

Senin, 01 Desember 2025

Fokus dan berpasrah

Entah berapa lama keanehan ini. terkadang aku memikirkannya sebelum tidur. Di jam ini, pukul 1.20 pagi. aku belum bisa tidur. padahal tadi siang aku tidak tidur sama sekali dan akupun tidak minum kopi.
kadang aku memikirkan beberapa kesalahanku, keluargaku dan apa yang sebaiknya ku lakukan kedepan. kadang aku seperti hilang arah, kadang optimis, kadang bingung, kadang pasrah. aku tak tau.

jujur saja aku tak begitu ingin menjalin hubungan dengan pria manapun. aku cukup tenang dengan diriku dan keluargaku. aku hanya ingin ibu dan keluargaku sehat, dan aku seperti tidak ingin memikirkan kedepannya akan seperti apa. namun disisi lain, tekanan sosial membuatku harus segera menikah. apakah orang orang tidak berfikir bahwa kebahagiaan tidak hanya dari pernikahan? bagaimana jika kebahagiaan bisa dari ketenangan dengan diri sendiri?

Bagaimana mengatakan bahwa aku baik baik saja walaupun belum menikah?