Total Tayangan Halaman

Senin, 26 Desember 2022

Menghapus kisah dan luka lama di 2023

 tahun 2022 ini cukup melelahkan. cukup melelahkan namun memberikanku kekuatan untuk menghadapi berbagai hal yang baru. cukup menyakitkan untuk membuatku sadar bahwa aku tak bisa memaksakan keadaan dan orang lain. aku sudah berkali - kali memaksakan keadaan, orang lain bahkan diriku sendiri. mestinya aku harus lebih bersabar dan menerima kenyataan bahwa hal yang menyakitkan itu bisa saja terjadi dan aku harus belajar menerimanya. mengikhlaskan orang yang memang ingin pergi atau mungkin tak sejalan, dan menerima kesalahan orang lain dan diri sendiri serta bersabar dengan segala hal yang mungkin saja bisa terjadi. 

jika aku diberi umur yang lebih panjang lagi, ditahun 2023 aku ingin berhenti fokus dengan diriku dan keluargaku. memperbaiki yang bisa diperbaiki. mungkin aku tak ingin ada pria dihidupku tahun depan, menghapus segala luka yang ada ditahun sebelumnya, mempelajari hal baru dan memperbaiki kebiasaanku. entah kapan jodohku tiba, Allah maha tahu bahwa aku menginginkan kehadirannya. Allah maha tau kapan waktu yang tepat untukku bertemu dengan jodohku. dan aku serahkan segala hal padaNya. 

entah apa yang akan terjadi tahun depan, aku berharap hal - hal yang baik akan datang ditahun depan. aku hanya butuh Allah dihidupku.   

Jumat, 23 Desember 2022

Hari Ibu

 dihari ibu ini, 2022 aku tidak mengucapkan selamat hari ibu kepada ibuku. bukan karena aku tidak menyayangi ibuku, atau ibuku melakukan kesalahan namun rasanya diri ini sudah terlalu keterlaluan terhadap ibuku sendiri. aku sadar begitu banyak perkataan yang terucap dari mulutku yang menyakitinya. aku selalu merasa lebih pintar dibanding ibuku, merasa lebih benar dan lebih hebat darinya dan sering kali menyalahkannya. padahal apa yang kukerjakan selama ini tak sebanding dengan yang telah ia lakukan untukku. bagaimana mungkin aku mendapatkan bahagiaan jika aku sering menyakiti ibuku sendiri?

andai benar jika ibu tidak adil dalam cinta terhadap anaknya, mestinya itu bukanlah alasan bagiku untuk menilai buruk tentangnya. bagaimanapun dia selalu memberiku cinta dan memberikan yang kubutuhkan. jika saat ini dia terlihat lemah, aku harus sadar bahwa sudah terlalu lama dia berusaha kuat sendirian, sedangkan aku belum ada apa-apanya. jika aku merasa dia salah memperlakukan anaknya mestinya aku menasehatinya pelan bukan menyalahkan dan menyudutkannya, apalah aku yang hidup dari kesabaran dan ketangguhannya. 

aku berharap aku tak lagi menyakiti hatinya. aku berharap tak ada kata - kata kasar yang keluar dari mulutku padanya. aku berharap aku bisa membahagiakannya didunia ini maupun diakhirat nanti. mungkin rasa cintanya kepadaku tak sama dibanding yang lain, namun aku cintaku tak ada yang berbeda. tak ada yang perlu mencari perbedaan jika banyak kesamaan. kenapa mengeluh jika banyak hal yang bisa disyukuri. 

Setiap hari adalah hari ibu, dan aku berharap aku bisa menjadi anak yang bermanfaat untuk kedua orang tuanya ^_^

Sabtu, 10 Desember 2022

Apakah cinta itu memang pernah ada buatku?

 Aku mengenalmu ditahun 2019 tepatnya bulan september. bukankah saat itu semua berjalan dengan baik dan manis? kita sering berbicara setiap pagi dan kita saling mengatakan hal - hal yang indah. dan akhirnya aku tak bisa seharipun tanpa melihatmu dan tak tau kabarmu. seiring berjalan waktu, komunikasi kita semakin berjarak dimulai dari sejam, sehari, sebulan dan akhirnya berbulan - bulan. aku berkali - kali kembali padamu karena diriku masih yakin bahwa mungkin kamu juga masih menginginkanku. tapi seringnya aku kembali bukannya membuatmu kembali seperti dulu, tapi kamu semakin meremehkan dan tidak mengganggapku. apakah 3 tahun aku menunggumu tidak membuka matamu untuk melihat seberapa besar cintaku dan inginku padamu. aku tak tau apakah memang dari awal cinta itu memang tak pernah ada untukku atau cintamu telah sirna padaku. berkali - kali aku mengemis dan meminta perhatianmu tapi berulang kali kau mempermainkannya. apakah kau tak tau berapa kali tangisanku mengingatmu dalam doaku? dan sakitnya ketika aku melihat kau memuji wanita lain disaat aku membutuhkan perhatianmu. dan kini kita benar - benar asing dan saling menghilang. 

aku sadar cintaku hanya membuatmu sulit dan aku rasa kamu juga ingin aku pergi dari hidupmu. sebesar apapun harapanku ingin bersamamu jika bahagiamu bukanlah aku,  apa yang bisa kuperbuat? dadaku pernah sesak ketika kamu memblokirku, mencoba memohon untuk kembali dan menunggumu untuk memaafkanku. tapi sekian lama menunggumu dengan kesedihan, aku memutuskan untuk memblokirmu. dan kali ini aku tak akan kembali lagi kekehidupanmu. kau tak perlu berlari karna aku tak akan lagi mengejarmu, kau tak perlu menghilang krna aku tak akan lagi mencarimu, kau tak perlu menghindar krna aku tak akan lagi mendekat. apakah aku membencimu? tidak..krna aku tau rasa cintaku lebih besar dibanding rasa marahku padamu. bukankah sudah waktunya kita menentukan jalan atau pilihan kita masing - masing? dan aku tak ingin memberatkan jalanmu untuk menentukan pilihanmu. pergilah dan temukan cintamu yang sesungguhnya. aku disini sedang mengobati lukaku dan hanya menunggu pria yang benar - benar tulus mencintaiku. entah berapa lama, aku akan tetap menunggu. 

kini sudah berjalan 6 bulan lamanya kita tak bicara lagi. aku masih penasaran tentang kabarmu. tapi semuanya berproses bukan? entah berapa lama perasaan ini akan benar - benar hilang. aku ingin kita berdua menemukan kebahagian kita masing - masing walaupun ujungnya tak bersama.