Tak terasa sudah ada ditahun 2022. Sekarang sudah dibulan 4, bulan April, 10 hari menjelang hari raya idul fitri. Aku tak pernah berpikir bahwa ditahun ini, ditahun 2022, aku akan berada ditempat ini, bertemu dengan orang - orang baru, ruang kerja baru. bersebelahan ruangan dengan bosku. tahun lalu, ketika aku menoleh dan melihat ke arah jendela, aku akan melihat pemandangan atau pohon yang tertiup angin, sambil bertanya dalam benakku, apakah besok aku masih ditempat ini? dulu aku sendiri ditempat dingin, penuh dengan buku- buku, dan perabotan warna - warni, sambil membersihkan ruangan, aku mendengarkan ceramah ust. teuku zulkarnaen. begitu tenang bukan?
sekarang aku ada disini, entah akan berapa lama aku disini, aku berharap aku bisa bertahan lama disini, aku bisa memiliki banyak ilmu, dan teman - teman. aku serahkan segaa harapan dan rencanaku hanya pada Allah. Disini, sejauh ini, aku memiliki bos yang baik, pekerjaan yang tidak memakan banyak tenaga, walaupun aku masih cukup bingung dengan pekerjaanku, dan aku tidak bisa sambil memegang hp disini. aku mengerti tentang hal itu.
aku bersyukur, aku masih memiliki pekerjaan, walaupun aku dikeluarkan dari tempat kerjaku dulu, tak menunggu waktu lama, aku langsung memiliki pekerjaan baru. selama 5 bulan lamanya, aku bersama anak - anak di Nurul Fikri. Mereka sangat cerdas, mandiri dan penurut. aku sangat bersyukur berjumpa dengan mereka, sebenarnya rencana awalku adalah aku ingin bertahan 1 atau 2 tahun disana, tapi ada beberapa hal yang membuatku mencari pekerjaan baru, pada saat itu, aku tak bermaksud mencari pekerjaan, hanya saja saat itu, aku dalam keadaan dalam tidak baik, mungkin bisa dikatakan cukup sedih, karena aku merasa kepala sekolah salah paham dengan perkataanku, ditambah lagi teman satu rombelku, seperti bersikap acuh padaku. aku ingin yang terbaik terhadap anak - anak didikku, tapi mereka seperti memiliki cara pandang yang berbeda. saat itu aku tak cukup bermasalah dengan gajiku, karena aku sudah memperkirakan berapa gaji yang akan kudapatkan, namun yang lebih membuatku tidak nyaman adalah teman - teman disana. aku sadar mereka kebanyakan lebih muda dariku, namun sikap mereka kadang berlebihan dan kekanak - kanakan. hingga akhirnya hari itu, aku hanya sekedar iseng membuka instagram kembali melihat - lihat pekerjaan, karena saat itu aku sedikit cukup kesal. aku menyimpan foto - foto lowongan yang tersedia, dan beberapa hari kemudian aku melamar, dan akhirnya aku berada disini.
selama disekolah aku hanya menikmati waktuku bersama anak - anak. anak - anak membuatku merasa senang dan tak merasa dalam dunia kerja. dan pada akhirnya sebenarnya, cita - cita akhirku adalah menjadi seorang guru. namun menjadi guru yang benar - benar menjadi guru.
disini, aku tak tau berapa lama. rencanaku, aku bisa bertahan disini selama 2 tahun. selanjutnya aku berharap aku bisa bekerja di inggris atau kanada, atau bekerja di perusahaan yang lebih besar. aku tak tau apa yang akan terjadi, apapun yang terjadi, semoga aku selalu bisa ikhlas dan berusaha lebih baik.
Terima kasih yaa Allah