jujur saja, masih setiap pagi, aku masih berharap aku mendapatkan balasan darimu. entah mengapa aku masih berharap padamu. walaupun aku tau kamu tak mungkin kembali dan akupun tak ingin kau kembali. aku hanya ingin bisa melupakanmu, tapi aku masih merindukanmu. aku tak tau apa yang kurindukan darimu, padahal hanya rasa sakit yang kudapatkan. aku hanya masih memikirkan rencana kita dan sikapmu saat kamu bersikap romantis padaku. semoga Allah mengampuniku.
aku berharap ketika aku bisa melupakan Akib, aku akan bertemu pria yang lebih baik, ternyata aku malah bertemu denganmu yang lebih jahat daripada Akib. dihati kecilku masih bertanya - tanya apakah semua yang kau ucapkan padaku adalah kebohongan atau adakah sedikit kejujuran dari yang kau ucapkan. kadang ketika aku mengingatmu, aku merasa kau benar mencintaiku dan serius tapi kau sengaja menutupi identitasmu, tapi ketika aku sadar lagi, apa yang masih kuharapkan, untuk hal besarpun dia sudah berbohong berulang kali. kini aku sudah tau yang jelas maka apalagi yang harus kutunggu dan kuharapkan darimu. tidak adaaa.
sudahlah Anda, kamu hanya butuh waktu. kamu terlena oleh kata - kata manisnya, rencana palsunya. dan jika memang dia kembali padamu, apakah kamu masih mau menerimanya dengan segala kebohongan dan statusnya? tega kah kamu menyakiti hati wanita lain yang lebih berhak baginya?
apakah kamu ragu pada Allah? apakah kamu tak yakin kalau Allah akan memberikanmu jodoh yang lebih baik? apa yang melandasimu masih menyukainya? aku tau karna uang dan status bukan? tapi ada beberapa sikapnya yang membuatku menyukainya, walaupun lebih banyak sakitnya. entahlah, aku bingung dengan perasaanku sendiri, tapi aku yakin, seiring waktu aku akan bisa melupakan dan benar - benar mengikhlaskannya.
sebesar apapun dia menyakitiku aku tak akan pernah bisa membenci orang yang pernah kucintai. aku masih mencintainya, aku masih merindukannya dan aku juga tak ingin membalas sakitnya. biarkan semuanya menghilang, aku melupakannya dan dia melupakanku. kadang aku tersenyum sendiri, krna aku merasa bahagia pernah merasa dicintai olehnya dan bertemu pria sepertinya, aneh bukan.
kadang cinta bisa membuat bodoh dan buta. aku takut aku terlalu cinta dunia hingga menghalalkan dan mudah tergoda melakukan hal yang tidak baik. jika manusia saja bisa membuatku lemah, bagaimana Dajjal nanti? semoga Allah selalu menguatkan imanku, memudahkan jalanku menuju kebaikan dan Allah gantikan kesedihan dan kekecewaan ini dengan ganti yang lebih baik dan terbaik