Untuk beberapa orang menulis adalah salah satu
cara untuk mengungkapkan perasaaan atau perkataan yang tak mampu disuarakan
melalui lisan. Ketika berbicara begitu sulit untuk merangkai kata, tapi dengan
menulis kata demi kata yang disampaikan terkadang lebih mudah dipahami dan
tersusun lebih rapi. Tak bisa dipisahkan antara pentingnya berbicara dan
menulis, karena kedua-duanya sama pentingnya.
Lalu, apa pentingnya menulis? ya, bukankah
dalam kehidupan sehari-hari kita sendiri, kita tak bisa menghindari dari
berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan menulis? bukankah saat ini kita
hidup dizaman dimana orang-orang tak mampu lepas dari handpone dan bermilyar
manusia didunia kini terhubung melalui social media?
Bukankah beberapa perubahan-perubahan yang
terjadi saat ini salah satu penyebabnya adalah efek dari social media? Begitu
besar pengaruh social media dalam hidup kita. Bahkan mempengaruhi kehidupan
banyak orang. berbagai macam berita dan informasi yang terpampang dimedia
social, dari berita benar hingga berita hoaks, menjadi konsumsi rakyat. Dari
sini kita mampu menyadari seberapa penting menulis dalam kehidupan kita saat
ini.
Yang menjadi pertanyaannya adalah, kita ingin
menjadi penulis seperti apa? 1. Penulis yang menyampaikan kebenaran. 2. Penulis
yang menyampaikan kebohongan, atau 3. Penulis yang hanya disibukkan dengan
permasalahan pribadinya (seperti putus cinta, galau tak bertemu jodoh, dll).
Tentunya setiap tulisanmu akan dimintai pertanggungjawabkan.
Maka pilihlah menjadi penulis yang menyampaikan kebenaran dengan
pemikiran-pemikiran islam didalamnya. Bukan hal yang tidak mungkin jika salah
satu dari teman dunia maya kita akan berubah pemikirannya karena tulisan yang
kita buat.
Mengutip dari sabda Nabi shallallaau ‘alaihi wa
sallam “ Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR.Bukhari).
Tujuannya adalah agar setiap orang yang
mendengar suatu perkara dari nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersegera untuk
menyampaikannya, meskipun hanya sedikit.
Lalu, apa pentingnya menulis? tentunya untuk
menyampaikan kebenaran. Jadikanlah jari-jemari dan huruf-perhuruf yang kita
buat beramal ibadah dan menghantarkan islam menjadi rahmat seluruh alam.
Sebagai penerang dikegelapan, pencerah dari kegalutan, dan tentunya bermanfaat
untuk umat.
Wasalam.