saat ini berada di fase, dimana hidup begitu sunyi. aku tak paham apa yang sebenarnya yang benar - benar terjadi. saat ini aku ingin kembali kepada kehidupanku dulu yang tak mengenal iri, insecure dan pembosan. aku ingin diriku yang dulu kembali. tak mengenal cinta kadang lebih baik rasanya. tak perlu merasakan kehampaan dan kesendirian. diusia yang sudah tak semakin muda, aku menemukan diriku yang masih kehilangan arah dan harapan. dimana orang lain telah memulai aku masih bingung jalan yang harus kutempuh. kekhawatiran dan ketakutan masih menjadi faktor utama kegelisahan ini. kali ini aku benar - benar merasa hampa.
aku seperti tak tau tujuan hidupku. aku hanya selalu melihat masalah, keputus asaan, dan orang - orang yang menunjukkan ketidaksukaannya padaku. apa yang salah dari diriku? disaat aku tak mengurusi kehidupan orang lain, saat aku tak mempedulikan perlakuan mereka terhadapku, aku ikhlas, bahwa mereka hanya manusia biasa, mereka tak memiliki niat buruk, itu hanyalah kekhilafan. namun saat diriku hanya ingin diam dan melakukan yang kuinginkan, mereka melihatku seperti orang yang sangat bersalah, layaknya musuh. sedangkan aku tak pernah menganggap orang dalam hidupku adalah musuh.
kemana aku harus pergi? apa yang harus kulakukan? aku kehilangan tujuan. aku kehilangan harapan. aku benci sikap munafik dalam diriku. disaat aku menyebarkan, mendakwahkan kebaikan dalam hatiku selalu berbicara, " apakah pantas kamu mendakwahkan itu, jika dirimu saja jauh dari kata baik?".
dari mana aku harus memulainya? Yaa Allah, apa yang terjadi dalam diri hambaMu ini, apakah terlalu banyak jin yang merasuki diri hamba, hingga hamba tak mampu melihat mana yang baik dan buruk? apakah cinta terhadap mahluk ini mengalahkan cinta hamba padaMu? hamba sangat bingung. tak ada seorangpun yang bisa mengerti keadaan saat ini. keadaan saat ini hanya menjudge, kebohongan dan tak saling mengerti satu sama lain. hamba kehilangan arah Yaa Allah..
Ingin hamba bercerita kepada orang lain, tapi hamba tak mempercayai mereka, mereka hanya ingin mendengar, memberikan solusi atau menjadikan diri ini semakin bersalah.