beberapa kali kejadian membuatku bertanya tentang diriku sendiri. tentang layak kah diriku untuk mendapatkan cinta. beberapa kali aku berusaha menyadarkan diriku tentang kurangnya diriku. rasanya timbul dalam pikiranku ini tentang bagaimana jika aku tak menemukannya? mungkin tidak begitu buruk jika aku menghabiskannya dengan cukup berusaha baik kepada orang lain.
setiap kali aku berusaha membuka hati lagi, dan tiap kali yang datang membuatku kembali mempertanyakan diriku lagi. dan hal itu yang membuatku tak ingin merasakan hal itu lagi.
aku berusaha untuk menyemangati diriku sendiri, mencintai diriku sendiri, tapi beberapa orang dengan mudah membuatku ragu terhadap diriku sendiri. haruskah aku membuka hatiku lagi?
dalam lamunanku, kadang aku ingin waktu berhenti sejenak. aku ingin menghabiskan waktu itu untuk tidur beberapa hari, membawa jiwaku berlalu lalang dalam dunia mimpi. sejujurnya aku tak cukup banyak ambisi. aku tak tau apakah aku kehilangan motivasi, kehilangan diriku sendiri, mati rasa, atau kosong.
kadang aku hanya ingin pergi dari dunia ini dengan tenang. tanpa meninggalkan benci dari siapapun, tanpa menyakiti siapapun. untuk saat ini, aku sangat bersyukur aku masih memiliki mama. aku masih memiliki semangat dihidupku, tujuan hidupku. selama masih ada mama, maka hidupku akan baik baik saja. mama tolong hidup lebih lama. Ya Allah tolong hidupkan lebih lama mama hamba.
jika uang bukanlah masalah. aku ingin hidup dalam ketenangan, menjauh, sederhana, dan ada mama didalamnya.
berkali kali aku membuka hati, tapi mereka dengan mudahnya menyakiti hatiku seenak hatinya, hingga akhirnya aku kembali menyembuhkan luka itu. berkali kali menyembuhkan hingga akhirnya aku tak ada ingin lagi terlalu mencintai dan berharap. bahkan segala sesuatu yang pahitpun aku anggap tak ada rasa, dan tak terjadi apa apa.
Ya Allah, tolong buat hamba untuk selalu sadar dengan segala perbuatan hamba. kejadian itu membuat hamba selalu berkali kali mengingat, apa yang telah hamba lakukan setiap harinya. apakah hari ini sikap hamba normal atau mungkin tidak wajar. sungguh aku bingung, ketika aku memilih diam untuk tidak berkata kata menyinggung, tapi ketika diam pikiranku membawa diriku kedalam berbagai hal. Ya Allah, hamba bingung dengan diri hamba. motivasi itu tidak sebesar dulu, ingatan hamba tidak sebagus dulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar