aku mulai membuka mataku sedikit demi sedikit. cahaya yang begitu terang mulai menyilaukan mata. kepalaku masih terasa sakit dan pusing dan membuatku sedikit merintih. tanganku memegang bagian kepalaku yang berat san sakit. seseorang yang berada disebelah kiriku langsung terbangun dari tidurnya ketika aku merintih kesakitan. aku mendengar dia memanggil - manggil namaku dan menyentuh bahuku.
" Nia..., nia...", ucapnya sambil menatapku penuh haru.
aku masih berusaha memperjelas tatapanku. dan semakin lama, wajah itu semakin jelas terlihat. dia adalah ibuku.
" MashaAllah..nia.., kamu sudah sadar?" ucapnya sambil berkaca - kaca.
" mama...", ucapku lemah
" iya nak, ini mama, Alhamdulillah..terima kasih Yaa Allah...", ucapnya terharu
" kita lagi dirumah sakit yah maa?" tanyaku lemas
" iya nak, kita dirumah sakit. sudah 15 hari kamu ngak sadarkan diri nia ", ucapnya
" 10 hari?" ucapku terheran
" iya nak, kamu kecelakaan motor 15 hari yang lalu, kamu ingat itu?"tanyanya sambil mengelus tanganku
"hmmm..(mencoba mengingat) aku lupa maa...", jawabku
" ngak paapa, tapi kamu ingat sama mama, teman dan keluarga yang lain kan?"
" iya, nia ingat maa, dirumah ada risky, nisa dan dewi. nia juga masih ingat teman- teman nia..", jawabku
"Alhamdulillah..., istirahat dulu yah nak, ibu panggilkan dokter dulu ",
" iya ma..", jawabku
ibu langung bergegas keluar ruangan untuk memanggil dokter.
ini adalah kisah dalam hidupku tentang mengalami koma selama 15 hari pasca kecelakaan motor. aku lupa bagaimana awal kejadian kecelakaan itu. namun ada hal yang sangat bermakna yang terjadi selama aku mengalami koma. semua itu tampak nyata dan menyakitkan. akupun bertanya - tanya apakah aku akan kembali kedunia nyata ini atau aku akan pergi selama - lamanya dari dunia ini.
saat itu dunia terasa lebih lambat, aku bisa melihat sesuatu yang tak bisa terlihat. namun aku tetaplah diriku saat itu. aku pergi kesuatu tempat secara acak, aku tak begitu tau dimana tempat itu, namun ada seseorang pria yang sangat kukenal hadir didalamnya. aku mengikuti kegiatannya sepanjang hari, bahkan aku bisa melihatnya saat ia tidur.
..................................................................................................
selasa, 18 september 2019
aku terbangun dari tidur pulasku di sebuah sofa empuk yang berada dikamar. saat aku terbangun dia sudah menggunakan baju kemeja biru rapi, celana hitam panjang dan sedang memakai kaos kaki hitam. rambutnya tersisir rapi serta wangi parfumnya tercium wangi.
aku terdiam terpesona melihatnya sambil tersenyum menatapnya. tiba - tiba handponenya berbunyi. iapun segera mengangkat teleponnya.
" Hallo sayang, selamat pagi sayangku...", ucapnya sambil tersenyum dan menghentikan memakai kaos kakinya.
aku bisa mendengar suara ditelepon itu. terdengar seorang wanita menelponnya.
" ini aku mau berangkat kerja", ucapnya
" aku kangeen.., nanti malam kita makan diluar yuk..", ucap wanita itu
" okay, jam 8 malam nanti yah. nanti aku jemput ..", ucapnya
" jangan telat yah sayang.., aku sayang sama kamu..", ucap wanita itu
" iya.., love you too..", jawabnya
" semangat yah kerjanya sayang..", ucap wanita itu
" iyaa sayang.., kamu kuliah hari ini? tanyanya
" iya sayang.., ini jam 9 aku pergi ke kampus..", jawab wanita itu
" okay hati - hati yah.., see you..", ucapnya
" okay sayang, see yoo, and love..love you ",
" love you too ", ucapnya dan mematikan teleponnya.
ia melanjutkan memakai kaos kakinya. setelah itu dia menghadap cermin dan kembali merapikan kerah baju dan rambutnya. setelah itu iapun segera beranjak pergi dari kamarnya. ia mengendarai motor hingga sampai kekantornya. aku menemaninya dikantor selama bekerja. aku hanya duduk sofa kosong berhadapan dengannya. aku melihat orang berlalu lalang dihadapanku. ia sibuk dengan pekerjaannya, hingga makan siang tiba. seorang pria bertubuh tegap menghampirinya dan mengajaknya makan siang. akhirnya mereka pun makan siang di kantin kantornya.
" malam ini ada acara ngak? si andrey ngajak ke cafe", ucap temannya
" ngak bisa, malam ini aku mau jalan sama jessica", ucapnya
" jalan ke manaa tuhh?, ucap temannya dengan lirikan menggoda
" makan aja lah..", jawabnnya
" langgeng juga yah kalian berdua..", ucap temannya
" liat aja nanti gimana, so far baik - baik aja sih?" ucapnya
" btw gimana cewek virtual yang penah kamu ceritain?" ucap temannya
" siapa? nia, maksud kamu?" tanyanya bingung
" lahh.. , memang ada lagi selain nia cewek virtual kamu?" heran temannya
" yah ngak ada sih, nia doang. dia sudah lama ngak ada kabar. mungkin dia lagi sibuk juga", ucapnya sambil tersenyum
" kamu ngak mau hubungin dia lagi?
" yahh ngak lahh.., ngapain coba hubungin dia lagi. udah bosen.., lagiankan dia cuman selingan aja. cuman sekedar virtual kalau lagi gabut", ucapnya
" tega banget kamu, gimana kalau dia bener - bener cinta sama kamu?"
" aku tau kok dia cinta sama aku, tapi aku ngak ada rasa sama dia. makanya aku sengaja ngilang, biar dia berhenti berharap sama aku", ucapnya
aku terdiam terpaku mendengar obrolan mereka. aku langsung berlari kekamar mandi. aku menangis mendengar ucapan pria yang sangat kucintai mengatakan hal yang demikian. yes, mungkin ini adalah jawaban dari segala pertanyaan - pertanyaanku selama ini. aku menghabiskan waktu memikirkannya sepanjang hari, menunggu ia menghubungiku kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar