Total Tayangan Halaman

Minggu, 20 Desember 2020

Memories on 2020

 20 Desember 2020

di penghujung tahun ini aku kembali merangkai cerita - cerita yang terjadi ditahun ini. ini adalah tahun yang cukup sulit. banyak fenomena yang terjadi diluar perkiraan dan pemikiran. tahun ini mengingatkanku tentang mimpi - mimpi yang seharusnya aku usahakan untuk ku gapai. mungkin bukan hanya mimpi tapi tentang tujuan hidupku. tentang pekerjaan, keluarga, dan hal - hal yang tak begitu kupikirkan. kini semua itu menjadi rencanaku ditahun depan. tepatnya ditahun 2021. 

banyak yang kulewatkan ditahun ini. aku yang sudah semakin dewasa dan seharusnya menata hidup dan membuat banyak rencana. mungkin ini cukup terlambat, tapi mungkin keterlambatan ini terdapat alasan mengapa ini semua terjadi. tapi ini lah proses. tidak ada kata terlambat selama kita ingin melakukan perubahan. this is not about other people, but this is about you. inilah yang disebut proses. proses tentang diri kita yang sebelumnya dan diri kita yang sekarang. ini bukan cepat atau lambat, tapi ini tentang keseriusan dan penghargaan diri. menerima dan memaafkan diri, mengubah mindset yang selama ini salah dan serius tentang yang ingin dicapai dan diperjuangkan. I know this is not easy, but don't forget its about process. biarkan semua hasilnya Allah yang menentukan, tanggung jawabmu hanya lah berupaya dan berdoa. kegagalan dan keberhasilan adalah pandangan manusia, the most important is what will you do for your future and don't compare your life with others. hidupmu adalah tentang dirimu. dan kamu bertanggung jawab tentang hidup yang kamu jalani. sekali lagi aku katakan, ini bukanlah hal yang mudah, tapi ini adalah proses yang harus dijalani.

tentang rasa, rasa untuk mencintai rasa - rasanya seperti tidak begitu candu. semenjak menjauh darinya. tidak ada rasa ingin mengenal dan menaruh hati  lagi. hati ini masih tertambat padanya. rasa ini disebabkan karena kekewaan yang begitu mendalam kepada seseorang yang sangat dicintai. aku sangat mencintainya, tapi aku juga sangat membencinya. bagaimana bisa aku membenci orang yang sangat kucintai. itulah kekecewaan, kesedihan, kemarahan dan cinta yang bercampur aduk. ini bukan hanya tentang kekecewaanku padanya tapi juga tentang kekecewaan pada diriku sendiri. mengapa  aku bisa begitu bodoh dan lemah. karena cinta ini, membuat sebagian hidupku cukup berubah. 

aku tak tau apa kata yang tepat saat ini. bukan kehilangan arah, bukan kehilangan semangat, hanya tanpanya aku merasa hari - hari yang kujalani tak berwarna. mungkin aku bisa mencari teman baru, namun aku sudah kehilangan rasa untuk mengenal orang baru lagi. disisi lain aku telah kehilangannya, tapi disisi lain, aku belum ingin mengenal orang baru, namun aku butuh orang lain untuk membuat hidupku lebih hidup. sampai saat ini masih berupaya untuk melupakannya. mungkin lebih tepatnya bukan untuk melupakannya tapi membuatku untuk tidak mencari tau lagi tentangnya. masih beberapa malam ini, ia hadir dipikiranku. dan setiap memikirkannya, hanyalah kesedihan yang kudapatkan. 

what will happen next year? I dont know. aku ingin segala mimpi dapat terjadi ditahun 2021. 2021 lebih baik dibanding tahun 2020. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar