Apa itu Avoidant Personality Disorder?
malam ini aku sengaja nyari di google tentang kelainan kejiwaan, karena aku ngerasa ada yang salah dari kejiwaan atau kepribadian aku. aku pengen banget sebenarnya ke psikiater buat ngecek, apa sih sebenarnya yang salah sama aku? karna kalau aku pikir - pikir aku ngak ngerugiin orang, andaikan aku salah, aku langsung minta maaf dan mencoba memperbaiki kesalahan yang sudah ku perbuat, aku juga ngak suka ngomongin orang dan aku termaksud orang yang care, maaf yah bukan bermaksud membanggakan diri, tapi kadang aku berpikir apa sih yang salah disikap aku sampai orang-orang memperlakukan aku ngak adil?
aku sebenarnya bukan orang yang anti sosial banget, bukan pemalu banget, tapi akhir-akhir ini aku menemukan diriku aku seperti orang yang anti sosial, rendah diri banget, males bicara, mudah ngak enakan, mudah menyalahkan diri sendiri, kalau menyalahkan diri sendiri kebiasaan dari dulu. sebenarnya ada alasan kenapa aku sering nyalahin diri sendiri, karena dalam pikiran aku, aku harus terus instropeksi diri, dan aku termaksud orang mudah banget minta maaf walaupun sebenarnya aku ngak salah. setelah aku pelajari sering minta maaf itu juga ngak baik, kita harus tegas untuk mengatakan hal yang benar - dan salah.
kembali ke awal, apa bener yah aku mengidap APD (Avoidant Personality Disorder)?? karena hari ini aku bener-bener sedih sama kejadian yang kualami hari ini. aku harus menemukan jawaban dari akar permasalahan aku. aku capek banget hidup dalam rasa bersalah, menyalahkan diri sendiri, dan diperlakukan ngak adil. memang ngak ada manusia yang bener - bener bisa adil didunia ini, tapi manusia bisa kan ngak membeda - bedakan orang?. aku selalu bertanya - tanya gitu, apa sih yang harus aku perbaiki dari diri aku? aku capek menjadikan diriku sebagai korban dari ketidakadilan, korban dari keadaanku yang dulu, penolakan, penghinaan dan segala macam kejelekan yang aku terima dulu. kenapa aku harus menanggung kesedihan dari kesalahan orang lain? orang lain yang berbuat salah, kenapa harus aku yang menanggung kesedihan dan menjadikan diri aku sendiri korban selama bertahun-tahun lamanya? aku harus mengasihani diri aku sendiri. mungkin aku terlalu peka terhadap kesedihan orang lain, tapi aku lupa kalau diri aku sendiri sudah terlalu dalam. maaf agak lebay yah..ehh minta maaf lagi, kebiasaan memang susah banget diubah.
nah, akhirnya aku ketemu beberapa article tentang Avoidant Personality Disorder. dimana kesimpulannya APD adalah sebuah pola perilaku yang terkait dengan hambatan sosial. orang-orang yang mengalami ini biasanya merasa terasing, takut ditolak hingga akhirnya cenderung menjauhi dari kelompok. gejala-gejalanya antara lain :
- perasaan tidak mampu
- hipersensitif terhadap kritik dan evaluasi negatif
- cemas saat mengatakan sesuatu atau menjelaskan tentang sesuatu
- selalu ingin disukai banyak orang
- menghindari situasi tertentu karena takut ditolak
- menghindari interaksi dalam sebuah forum atau diskusi
- kurang tegas
- melihat diri sendiri sebagai orang yang tidak kompeten dalam hal sosial
- kurang percaya kepada orang lain
- mengisolasi diri sendiri
- menghindari konflik
- menghindari membuat keputusan besar
- waspada terhadap ketidaksetujuan dan penolakan
- mudah terluka oleh kritik
- tidak ada teman dekat atau jejaring sosial
- tidak mau mencoba hal baru
- takut dan tegang
- sering salah menafsirkan situasi tertentu, sebagai hal yang negatif
(Sumber : theAsianparentindonesia)
banyak banget gejalanya yah..diantara 19 tanda diatas, 12 ada diaku semua. selama ini aku sering banget nyalahin diri aku sendiri. mau aku yang bener atau salah. trus semakin kesini aku semakin sulit menyampaikan pendapat karena aku males buat konflik, dan semakin sulit bicara karena takut salah ngomong dan dianggap jelek. huffttt..parahnya lagi lingkungan ngak nyadar dan mencoba memahami keadaan kita atau malah memperburuk keadaan kita. bukannya ditemenin malah dijauhin, pengen diperhatiin malah dicuekkin, pengen dianggap bagus malah diremehin, pengen didengar tapi ngak ada orang yang dipercaya. itulah kalau bergantung sama manusia, pasti kecewa.
gimana yah, kalau kita cuman berharap orang buat ngertiin kita, sampai kapan? nyalahkan orang lain juga ngak menyelesaikan masalah. jadi aku harus gimana?? okay..yang aku tau sekarang, menurut ciri-ciri diatas aku termaksud memiliki pola perilaku APD. hal pertama yang aku lakuin adalah aku menyadari diri aku bahwa aku termaksud kategori tersebut. terus kalau nyadar mau ngapain? terima aja dulu diri kita, ngak salah kok kalau kita APD, seenggaknya kita tau permasalahan kita selama ini apa? ngak ada manusia yang sempurna didunia ini, kecuali Rasul dan Nabi. terima diri kita, pahami diri kita, kasihani diri kita. maksudnya kasihani gimana? tambah rendah diri donk..? ngak maksudnya kalau kita kasihan sama diri kita berarti harus peduli sama diri kita sendiri, kita ngak mau kan menyakiti dan menyalahkan diri kita terus, diri kita berhak dibela dan dihargai, walaupun orang lain ngak menghargai diri kita, masa kita ikutan ngak menghargai diri kita sendiri? tambah hancurlah kita. yang nanya gue..yang jawab gue sendiri?? aneh ngak sihh?? ahh biarin ajaa yang penting kalian baca kan?
setelah menyadari diri kita, menerima dan peduli terhadap diri kita sendiri, sekarang kita menuju apa yang sebaiknya kita lakukan, apa yang harus kita ubah atau perbaiki? lagi-lagi aku nyari di google..tapi menurut aku bener. karena apa sebenarnya semua tergantung mindset yang yang ada dipikiran kita. jadi kalau kita mau memperbaiki pola perilaku yahh ubah cara berpikir kita dulu.
5 mindset ini yang perlu kita perbaiki :
1. takut akan kritik dan penolakan
kita butuh kritik dalam hidup kita agar taraf dan kualitas kita membaik. intinya jangan takut kritik, salah itu wajar, banyak salah yah wajar, yang penting kita sudah berusaha. ingat nobody's perfect.
2. hilang kepercayaan diri
setiap orang itu punya kekurangan dan kelebihan. fokus aja ke kelebihan kita dan ngak fokus menyalahkan diri karena kekurangan yang kita miliki. kadang kita itu sering banget membandingkan diri kita sama orang lain. orang lain lebih sukses, lebih cantik, pintar, dan kita menilai diri kita ngak ada apa-apanya. dan itu semua cuman membuat kita semakin ngak percaya diri. padahal setiap orang itu beda. punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. jadi fokus aja kediri kita sendiri, kalau kita lebih sukses jangan sombong, kalau belum sukses yah ikhtiar, tawakal. intinya yakin aja.
3. berlebihan dalam menginterprestasikan setiap peristiwa
okay..setiap orang itu pernah melakukan salah, termaksud diri kita sendiri, dan kalau masih ada waktu kita masih bisa kok memperbaiknya. kesalahan itu adalah momen yang berharga dan ngak perlu menganggapnya berlebihan. yahh..termaksud aku banget ini. suka melebih-lebihkan sesuatu. termaksud kesalahan aku sendiri, aku memang harus belajar mencintai diri aku sendiri.
4. memiliki rasa malu hingga tak wajar
rasa malu tak perlu ditunjukkan dalam kondisi yang mengharuskan kita banyak belajar. ingat...kalau mau banyak tau, mau belajar jangan malu..! malulah pada tempatnya..! ngomong sama siapa sih gue?? iya sama lue..luee..gue sendiri. ngak perlu malu kalau belajar. salah itu wajar. dianggap jelek itu wajar. intinya kita berusaha berkembang lebih baik.
5. menghindari interaksi dengan orang lain
rasa takut akan penolakan, traumatis terhadap kritikan dari orang lain yang nahan kita buat sosialisasi. dan itu mempertebal egoisme diri kita dan buat kita jadi kurang peduli sama lingkungan. sulit mendapatkan teman, pasangan hubungan sama keluarga juga sulit. apa yahh..,, sebenarnya siapa sih yang ngak mau punya banyak teman? pasangan apa lagi? hubungan keluarga harmonis dan terbuka? mungkin disini maksudnya kita harus melawan egoisme yang ada dalam diri kita. mencoba berkomunikasi, berinteraksi, mungkin sulit tapi sedikit sedikit aja dulu, yang penting ngomong.
intinya kita harus peduli terhadap diri kita sendiri, buang rasa takut salah, malu, dan selalu merasa bersalah dan bersikap tegas.
rezeki, jodoh itu Allah yang atur, bukan manusia. kalau kita selalu menganggap diri kita bersalah terus sama manusia kita ngak akan menemukan kebenaran yang sebenarnya. bersalah itu sama Allah, bukan sama manusia. kalau kita sudah minta maaf yah sudah. jangan berlebihan dan berpikir negatif. ingat setiap orang itu punya kekurangan dan kelebihan. fokus kekelebihan kita. selama didunia ini kita belajar, jadi kalau kita malu terus kapan kita mau belajar. ini bukan tentang menjadi lebih hebat atau sukses, ini tentang menjadi lebih baik dari sebelumnya. bukan membandingkan diri kita dengan orang lain.
terima diri, peduli diri, kasihani diri, banyak belajar, dan fokus dengan tujuan kita. bergantung hanya kepada Allah. Allah maha baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar