Total Tayangan Halaman

Selasa, 11 Agustus 2020

Mama adalah harta paling berharga

 air mataku tak bisa ku bendung saat menceritakan kesedihan yang kualami akhir - akhir ini. aku berusaha untuk tegar dan tak menampakan kesedihan yang kurasakan, tapi gejolak batin yang ada didada tak mampu ku tahan lagi. Akhirnya aku menemukan seseorang yang tepat untuk ku ajak bercerita dan bertukar pendapat. Ia adalah mama. sebenarnya aku tidak ingin membagi kesedihanku padanya. aku tak ingin membuatnya pusing dengan urusanku, aku hanya ingin melihatnya bahagia dan tak seharusnya ikut pusing apalagi bersedih tentang hal - hal yang kualami. Tapi hanya dialah yang memiliki perasaan terdekat denganku dan ia paling memahami semua hal yang kurasakan, bahkan sebelum aku mengatakannya.

Aku begitu banyak dosa terhadapnya, sering merasa lebih pintar, tidak ingin direpotkan, kadang tak ingin mendengar, begitu banyak kesalahan yang kulakukan padanya. Padahal aku dibanding dirinya tidak ada apa - apanya. Bagaimana mungkin aku merasa lebih pintar dari seseorang yang melahirkan dan membesarkanku dari bayi hingga sebesar ini? tapi sering kali diri ini begitu merasa lebih hebat darinya. Sering tak paham tentang kelelahannya dan mengabaikan cerita dan perkataannya. Dia adalah mama terkuat, tersabar dan terbaik diseluruh dunia bagiku. Akankah aku bisa menjadi seorang ibu yang hebat seperti ibuku saat ini?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar